Bupati Armia: Pemulihan Aceh Tamiang Tak Bisa Hanya Mengandalkan Pemerintah

Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi. Senin 24 Agustus 2026 [Dok. rahasiaumum.com/S04]

Kualasimpang. RU – Pemulihan Aceh Tamiang setelah dilanda bencana hidrometeorologi membutuhkan kerja bersama antara pemerintah, partai politik, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan.

Pemerintah daerah menilai percepatan rehabilitasi tidak dapat dilakukan hanya dengan mengandalkan kapasitas pemerintah kabupaten.

Hal itu disampaikan Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, saat menghadiri pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) VI DPD II Partai Golkar Kabupaten Aceh Tamiang di Karang Baru, Minggu, 23 Agustus 2026.

Di hadapan kader Partai Golkar, Armia mengatakan proses pemulihan pascabencana mencakup sejumlah sektor penting, mulai dari infrastruktur dasar, perekonomian masyarakat hingga pertanian.

Karena itu, diperlukan ketahanan dan kolaborasi dari seluruh elemen daerah.

“Kita saat ini sedang dalam proses pemulihan pascabencana hidrometeorologi. Tantangan rehabilitasi infrastruktur, ketahanan ekonomi warga, hingga pemulihan sektor pertanian membutuhkan daya tahan dan kerja kolaboratif yang luar biasa dari berbagai elemen,” ujarnya seperti diberitakan rahasiaumum.com, Senin (24/08/2026).

Menurut Armia, dukungan lintas sektor menjadi penting agar berbagai upaya rehabilitasi pascabanjir dapat berjalan lebih cepat.

Tanpa keterlibatan seluruh komponen masyarakat dan kekuatan politik daerah, proses pemulihan berpotensi menghadapi berbagai kendala.

Dalam kesempatan tersebut, Armia juga berharap Musda VI Partai Golkar dapat melahirkan kader yang memiliki kompetensi, integritas, serta kepedulian sosial.

Kader-kader tersebut diharapkan turut mengawal pembangunan dan rehabilitasi Aceh Tamiang.

Ketua DPD I Partai Golkar Aceh M. Salim Fakhry merespons dengan meminta seluruh jajaran pengurus, kader, serta legislator Partai Golkar untuk memperkuat koordinasi dan terlibat aktif membantu pemerintah daerah.

Salim secara khusus meminta anggota legislatif dari Partai Golkar memaksimalkan fungsi legislasi dan pengawasan guna mendukung percepatan pemulihan Aceh Tamiang pascabencana.

“Membangun Aceh Tamiang tidak bisa sendiri, elemen partai harus berpartisipasi,” kata Salim seraya meminta Bupati Armia untuk ikut membina jajaran kader partai di daerah.

Upaya pemulihan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang bersama pemerintah pusat hingga kini masih berlangsung secara bertahap.

Pemkab berharap perbaikan infrastruktur serta pemulihan kondisi ekonomi dapat segera dirasakan masyarakat.(S04)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...