287 Peserta Ikuti Seleksi Tilawatil Quran di Abdya, Target Raih Juara MTQ Aceh 2027

STQ Abdya
Plt Sekda Abdya Amrizal, saat membuka Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) Kabupaten Abdya Tahun 2026 di halaman Masjid Agung Baitul Ghafur. Kamis (23/07/2026) malam. [Foto: Humas/Rahasiaumum.com]

Blangpidie. RU – Sebanyak 287 peserta dari sembilan kecamatan di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengikuti Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) yang berlangsung di halaman Masjid Agung Baitul Ghafur, sejak Kamis malam, 23 Juli 2026.

Seleksi ini menjadi tahapan penting dalam menyiapkan kafilah terbaik, menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Provinsi Aceh ke-38 Tahun 2027, dimana Abdya dipercaya sebagai tuan rumah.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Amrizal mengatakan, STQ tidak hanya dimaknai sebagai ajang kompetisi membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi wadah pembinaan karakter, peningkatan kualitas qari dan qariah, serta proses seleksi untuk melahirkan generasi Qur’ani yang mampu mengharumkan nama daerah.

 “Tahun 2027 Abdya mendapat kehormatan sebagai tuan rumah MTQ Provinsi Aceh ke-38. Karena itu, kita tidak boleh hanya sukses sebagai penyelenggara, tetapi juga harus sukses mencetak prestasi,” ujar Amrizal.

Menurutnya, status sebagai tuan rumah harus menjadi motivasi bagi seluruh elemen, untuk mempersiapkan kafilah yang mampu bersaing di tingkat provinsi.

Melalui STQ 2026, pemerintah daerah ingin menjaring peserta terbaik yang nantinya akan dibina secara berkelanjutan menuju MTQ Aceh 2027.

STQ Kabupaten Abdya Tahun 2026 ini berlangsung selama empat hari, 23 hingga 26 Juli 2026, dimana 287 peserta terdiri 140 putra dan 147 putri dari sembilan kecamatan bersaing pada tujuh cabang perlombaan, yakni Tilawah Al-Qur’an, Qira’at Sab’ah, Hifzh Al-Qur’an, Fahmil Al-Qur’an, Syarhil Al-Qur’an, Khat Al-Qur’an, serta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ).(TH05)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...