Jantho. RU – Program Studi Seni Tari Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh menerbitkan buku berjudul ‘Tari Industri Kreatif’ untuk membangun tradisi literasi akademik.
Buku tersebut merupakan hasil kolaborasi tujuh dosen Program Studi Seni Tari ISBI Aceh bersama mahasiswa, serta didukung kontribusi akademisi dari sejumlah perguruan tinggi lain.
Koordinator Program Studi Seni Tari ISBI Aceh, Maghfirah Murni Bintang Permata MSn, mengatakan buku ini disusun untuk mendukung proses pembelajaran sekaligus menjawab kebutuhan referensi yang mengaitkan seni tari dengan perkembangan industri kreatif.
“Selama ini referensi yang secara khusus membahas seni tari dalam perspektif industri kreatif masih sangat terbatas. Karena itu, kami berinisiatif menghadirkan buku ini agar dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar sekaligus menjadi rujukan bagi mahasiswa, dosen, peneliti, maupun praktisi seni. Kami berharap buku ini tidak hanya memperkaya khazanah keilmuan, tetapi juga mampu mendorong lahirnya gagasan-gagasan baru dalam pengembangan seni tari di Indonesia,” ujarnya.
Selain melibatkan sivitas akademika internal, buku ini juga ditulis bersama dosen dari sejumlah perguruan tinggi lain.
Kolaborasi tersebut dinilai mampu memperkaya sudut pandang keilmuan sekaligus membuka ruang kerja sama yang lebih luas dalam bidang penelitian maupun publikasi akademik.
Penerbitan Tari Industri Kreatif ini juga menjadi titik awal Program Studi Seni Tari ISBI Aceh dalam membangun tradisi menulis yang berkelanjutan.
Saat ini, para dosen tengah mengikuti program penulisan buku yang difasilitasi oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ISBI Aceh sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas publikasi akademik.
Melalui dukungan institusi tersebut, Program Studi Seni Tari menargetkan lahirnya lebih banyak buku ajar maupun buku ber-ISBN yang dapat memperkuat kualitas pembelajaran, meningkatkan rekam jejak akademik dosen, serta mendukung penguatan mutu dan akreditasi program studi..(TH05)













