Empat Hari Hilang di Laut, Nelayan Aceh Barat Ditemukan Selamat

nelayan di laut
Ilustrasi - Boat nelayan yang mati mesin di laut ditarik ke darat, setelah terombang-ambing selama empat hari di laut lepas. [Foto: Rahasiaumum.com/*]

Meulaboh. RU – Seorang nelayan bernama Ridwan (53) warga Desa Padang Seurahet, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat setelah terombang-ambing di laut lepas selama 4 hari, karena boatnya mengalami mati mesin

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah,pada Rabu (08/07/2026) mengatakan, Ridwan berangkat melaut seorang diri menggunakan boat miliknya pada Sabtu 4 Juli 2026 sekitar pukul 03.00 WIB.

Biasa ia kembali ke daratan setelah subuh, seperti lazimnya dilakukan nelayan tradisional setempat.

Namun hari itu, Ridwan yang kemudian diketahui mengalami mati mesin boat, tidak kembali dan putus komunikasi dengan keluarganya.

Pihak keluarga berusaha mencari informasi keberadaan Ridwan dari nelayan lainnya, namun tidak satupun yang mengetahuinya.

Setelah dua tak pulang, pihak keluarga pun melaporkan kepada aparatur desa sambil meminta dilakukan upaya pencarian.

Upaya pencarian yang dilakukan selama satu hari itu berhasil menemukan Ridwan bersama boatnya yang terombang-ambing di laut lepas.

“Ridwan yang kelelahan segera dibawa ke darat dan disambut keluarganya, Sementara, boat yang mengalami mati mesin ditarik oleh boat lain ke darat,”ujar  Ronald.(TH05)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...