Diskominfotik Banda Aceh Dorong Ekosistem Digital Lewat Bootcamp AI

Suasana pembukaan pelatihan AI & Vibes Coding Bootcamp yang digelar Telkom AI Center, di di Telkom AI Center, Simpang Lima. Senin 6 Juli 2026 [Dok. Diskominfotik Banda Aceh/rahasiaumum.com]

Banda Aceh. RU – Pemerintah Kota Banda Aceh memperkuat pengembangan ekosistem digital melalui kolaborasi lintas sektor, salah satunya dengan mendukung pelaksanaan AI & Vibes Coding Bootcamp yang digelar Telkom AI Center Aceh bersama pegiat ekosistem digital.

Kegiatan yang berlangsung di Telkom AI Center, Simpang Lima, itu dibuka Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banda Aceh, Muhammad Zubir.

Pelatihan selama 6–10 Juli 2026 tersebut diikuti pemuda, mahasiswa, dan masyarakat umum untuk meningkatkan literasi kecerdasan artifisial serta pemanfaatannya dalam pengembangan aplikasi.

Dalam sambutannya, Zubir menyampaikan bahwa pemerintah kota terus membangun infrastruktur pendukung ekosistem digital melalui program Banda Aceh Academy (BAA).

Program ini diarahkan untuk melahirkan talenta digital sekaligus memperkuat pertumbuhan startup lokal.

Ia menambahkan, pemerintah juga berupaya membuka akses pembiayaan bagi startup potensial agar dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberi dampak pada ekonomi daerah.

“Kami ingin membangun ekosistem digital yang kuat. Melalui Banda Aceh Academy, kami mendorong lahirnya startup-startup lokal, sekaligus membuka akses pembiayaan untuk mendukung pengembangannya. Namun, membangun ekosistem digital tidak mungkin dilakukan sendiri. Kita membutuhkan kolaborasi lintas sektor dengan berbagai pihak, termasuk Telkom dan mitra lainnya,” ujar Zubir, Senin (06/07/2026).

Menurutnya, fokus saat ini mencakup penguatan startup lokal, digitalisasi UMKM, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang teknologi.

Bootcamp AI disebut menjadi salah satu langkah konkret dalam menyiapkan talenta yang adaptif terhadap transformasi digital.

Sementara itu, Business and Community Lead Telkom AI Center Aceh, Jurnalis JH, menyebut program tersebut dirancang untuk mengenalkan dasar kecerdasan artifisial, penggunaan tools AI dalam pengembangan aplikasi, hingga pendampingan pembuatan aplikasi sederhana yang siap digunakan.

Kegiatan ini juga terbuka bagi masyarakat umum tanpa latar belakang teknologi informasi.

Kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekosistem digital serta memperkuat daya saing Banda Aceh di era ekonomi berbasis teknologi.(R015)

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...