Kualasimpang. RU – Pemerintah Desa Bundar, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, kembali melakukan pendataan terhadap warga terdampak banjir bandang yang terjadi pada November 2025.
Langkah itu dilakukan menyusul dibukanya ruang pengaduan bagi masyarakat yang belum tercantum sebagai penerima bantuan sosial Jaminan Hidup (Jadup), bantuan stimulan, dan penggantian perabotan rumah tangga yang rusak.
Kepala Dusun Damai Desa Bundar, Amar, mengatakan seluruh warga sebelumnya telah didata dan diusulkan.
Namun, karena jumlah penduduk cukup banyak, masih ada nama yang diduga belum masuk dalam daftar penerima bantuan.
“Sebenarnya seluruh warga Desa Bundar sudah didata dan diusulkan. Namun disebabkan jumlah penduduk Desa Bundar sangat banyak. Mungkin data yang kami usulkan masih ada yang belum atau terlewatkan dimasukkan dalam daftar nama-nama masyarakat sebagai penerima bantuan sosial Jaminan Hidup (Jadup) stimulan dan bantuan pengganti perabotan yang rusak,” ujar Amar saat ditemui rahasiaumum.com, Rabu (01/07/2026).
Menurut Amar, dalam beberapa hari terakhir perangkat desa kembali disibukkan dengan pendataan serta pendaftaran ulang bagi korban banjir yang belum menerima undangan sebagai penerima bantuan.
“Sejak beberapa hari lalu Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang namanya belum terdata dan belum mendapatkan undangan sebagai penerima bansos korban banjir dari Kementerian Sosial,” ujarnya.
Pantauan di Sekretariat Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menunjukkan sejumlah ruangan di lantai satu dipadati warga yang menyampaikan pengaduan sekaligus mendaftarkan diri agar masuk dalam daftar penerima bantuan sosial.
Amar menyebutkan, meski banyak nama kepala keluarga telah diajukan kembali, masih terdapat warga yang belum muncul dalam daftar penerima.
“Dibilang lelah, memang sangat melelahkan, boleh dibilang sampai kebas kepala kita. Tetapi biar bagaimanapun juga, kami tetap siaga dan siap membantu masyarakat. Karena memang tugas dan tanggungjawab kami,” kata Amar.
Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah desa lain di Kabupaten Aceh Tamiang. Akibatnya, aktivitas pengaduan dan pendaftaran calon penerima bantuan sosial di Kantor Bupati Aceh Tamiang dalam beberapa hari terakhir terlihat semakin ramai.(S011)













