Polisi Amankan Pria Terkait Dugaan Pencabulan Anak di Subulussalam

Tampak Polisi dan terduga pelaku rudapaksa anak di bawah umur yang di amankan Polres Subulussalam. Rabu 3 Juni 2026 [Dok. Polresta Subulussalam/rahasiaumum.com]

Subulussalam. RU – Polres Subulussalam mengamankan seorang pria berusia 51 tahun terkait dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak di Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam.

Penanganan kasus tersebut dilakukan setelah polisi menerima laporan dari keluarga korban.

Terduga pelaku diamankan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Subulussalam pada Rabu, 3 Juni 2026 malam setelah melalui serangkaian penyelidikan.

Kasat Reskrim Polres Subulussalam, IPTU Putu Gede Ega Purwita, mengatakan pengungkapan kasus itu merupakan tindak lanjut dari laporan polisi yang diterima pada 29 Mei 2026.

“Berdasarkan hasil penyelidikan, Tim URC Satreskrim berhasil mengidentifikasi keberadaan terduga pelaku dan mengamankannya di kediaman tanpa perlawanan,” ujar Putu Gede, seperti diberitakan rahasiaumum.com, Jumat (05/06/2026).

Menurut dia, penyidik masih terus mendalami perkara tersebut, termasuk menelusuri informasi yang mengarah pada kemungkinan adanya korban lain.

“Penyidik masih terus mendalami seluruh fakta hukum yang berkaitan dengan perkara ini, termasuk kemungkinan adanya korban lain, guna memastikan proses penegakan hukum berjalan secara profesional dan sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Putu Gede menegaskan, kasus yang berkaitan dengan kekerasan dan kejahatan seksual terhadap anak menjadi perhatian serius kepolisian.

Karena itu, proses penanganan dilakukan dengan mengedepankan perlindungan terhadap korban serta prinsip profesionalitas dalam penyidikan.

“Polres Subulussalam berkomitmen menangani setiap kasus kekerasan maupun kejahatan seksual terhadap anak secara profesional, transparan, dan berkeadilan. Kami juga memastikan hak-hak korban mendapatkan perlindungan selama proses hukum berlangsung,” tegasnya.

Saat ini, pria tersebut telah diamankan di Polres Subulussalam untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.(MB017)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...