Jelang Meugang Idul Adha, Harga Cabai di Manggeng Melonjak

Tumpukan cabai merah di Pasar Tradisional Manggeng, Abdya. Senin 25 Mei 2026. [Dok. rahasiaumum.com/T018]

Blangpidie. RU – Harga cabai di Pasar Tradisional Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), mengalami kenaikan menjelang Meugang Idul Adha 1447 Hijriah.

Seorang pedagang, Nazar, mengatakan lonjakan harga terjadi dalam dua hari terakhir akibat tingginya permintaan masyarakat dan berkurangnya pasokan ke pasar.

“Cabai merah Rp50 ribu per kilogram, sebelumnya Rp35 ribu per kilogram. Cabai rawit Rp45 ribu per kilogram, sebelumnya Rp35 ribu per kilogram,” ujar Nazar kepada rahasiaumum.com, Senin (25/05/2026).

Ia menjelaskan, cabai yang dipasarkan berasal dari sejumlah daerah, mulai dari petani lokal Abdya, Gayo Lues, hingga Medan, Sumatera Utara.

Selain cabai, harga tomat juga mengalami kenaikan.

Komoditas itu kini dijual Rp25 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp24 ribu per kilogram dalam tiga hari terakhir.

Menurut Nazar, peningkatan kebutuhan menjelang meugang tidak sebanding dengan jumlah barang yang masuk ke pasar sehingga memicu kenaikan harga.

Sementara itu, harga bawang merah masih bertahan di angka Rp45 ribu per kilogram selama lebih dari satu bulan.

Adapun bawang putih dijual Rp38 ribu per kilogram dan relatif stabil dalam empat bulan terakhir.

Untuk minyak goreng curah, harga masih bertahan Rp40 ribu per bambu selama tiga pekan terakhir.

Sedangkan minyak goreng kemasan Minyak Kita dijual Rp22 ribu per liter.

Sementara minyak goreng kemasan merek Bimoli dan Sunco masih berada di harga Rp24 ribu per liter dan belum mengalami perubahan dalam tiga minggu terakhir.(T018)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...