Warga Cepu Demo PT Bensuli Tuntut Tanggungjawab Dampak Lingkungan

Warga Desa Cepu, Kecamatan Penanggalan, Subulussalam demo PT Bensuli Makmur tuntut Tanggungjawab perusahaan atas polusi udara dan limbah yang merusak pemukiman. Selasa 12 Mei 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/MB017]

Subulussalam. RU – Puluhan warga Desa Cepu, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, mendatangi gerbang Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Bensuli Salam Makmur (BSM), Selasa (12/05/2026), untuk menuntut penanganan polusi udara dan tata kelola limbah yang dinilai mengganggu permukiman selama tiga tahun terakhir.

Aksi tersebut sempat memanas karena warga menilai operasional perusahaan mengabaikan kesehatan dan kenyamanan lingkungan.

Mereka juga menyoroti janji perbaikan yang disebut belum direalisasikan meski sebelumnya telah dimediasi pemerintah daerah.

Kepala Dusun Suka Maju, Arpiandi Bancin alias Ucok, menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya penanganan limbah cucian pabrik yang meluber ke area warga serta peninggian cerobong asap untuk mengurangi polusi abu di permukiman.

Ucok menilai perusahaan tidak menunjukkan itikad baik terhadap kesepakatan yang pernah dibuat bersama pemerintah daerah.

“Tingkat Walikota saja berani perusahaan ini ingkari, apalagi kami di sini. Janjinya satu minggu untuk memarit tapal batas dan memperbaiki cerobong, tapi sampai sekarang diingkari!” kata Ucok.

Warga juga mempertanyakan kesesuaian informasi dalam surat perusahaan kepada pemerintah desa dengan kondisi di lapangan terkait kontribusi perusahaan kepada masyarakat.

Sementara itu, Humas PT Bensuli Salam Makmur, Netap Ginting, mengatakan perusahaan telah menyalurkan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, termasuk membantu warga terdampak gizi buruk.

Terkait keluhan polusi udara, Netap menyebut hasil pemeriksaan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Subulussalam menyatakan emisi cerobong asap pabrik masih berada dalam batas wajar.(MB017)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...