Pengawasan Diperketat, Hewan Kurban di Subulussalam Dipastikan Layak Konsumsi

Pemerintah kota Subulussalam terus memantau mengecek kondisi hewan qurban untuk Idul Adha 1447 Hijriah. Senin 11 Mei 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/MB017]

Subulussalam. RU – Pemerintah Kota Subulussalam memastikan hewan kurban yang diperjualbelikan menjelang Idul Adha 1447 Hijriah dalam kondisi sehat dan layak konsumsi.

Kepastian itu diperoleh setelah tim teknis bidang peternakan melakukan pemantauan terhadap 802 ekor ternak yang tersebar di 82 desa di wilayah tersebut.

Pengawasan mencakup pemeriksaan fisik dan tanda klinis pada sapi, kerbau, kambing, serta domba.

Petugas memastikan ternak yang dipasarkan memenuhi syarat, seperti cukup umur dan tidak mengalami cacat fisik.

Langkah itu dilakukan untuk mencegah masuknya penyakit menular yang dapat merugikan peternak maupun masyarakat sebagai konsumen.

Pemeriksaan juga menjangkau daerah pelosok, termasuk pedalaman Kecamatan Rundeng dan Sultan Daulat.

Pemerintah menilai kesehatan ternak berpengaruh terhadap kualitas daging yang nantinya dibagikan kepada warga.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distanbunkan Kota Subulussalam Agussalim mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan petugas lapangan agar aktif berkomunikasi dengan peternak.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan kandang dan pola pakan menjelang pemotongan hewan kurban.

“Kami menjamin bahwa hewan di Subulussalam menjelang hari raya Idul Adha 1447 Hijriah dipastikan aman dan sehat melalui pengawasan tim di lapangan secara berkala,” ujar Agussalim, seperti diberitakan rahasaiumum.com, Selasa (12/05/2026).

Menurut dia, hingga kini belum ditemukan laporan penyakit menonjol pada populasi ternak yang telah didata.

Masyarakat juga diminta teliti saat memilih hewan kurban dengan memperhatikan kondisi mata, hidung, serta kelincahan gerak ternak.

Warga diimbau segera melapor ke posko kesehatan hewan terdekat apabila menemukan indikasi gangguan kesehatan pada ternak.

Selain itu, edukasi mengenai tata cara pemotongan higienis mulai disosialisasikan kepada panitia kurban di masjid-masjid.

Agussalim menambahkan, dukungan peternak lokal dalam menjaga kualitas hewan menjadi faktor penting keberhasilan pengawasan tersebut.

Dengan jaminan kesehatan dari otoritas terkait, pemerintah berharap pelaksanaan ibadah kurban masyarakat tahun ini berlangsung aman dan khusyuk.(MB017)

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...