Akhirnya Pengurus Baru MAA Resmi Dilantik Wali Nanggroe

Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al-Haytar saat menyampaikan arahan usai pelantikan pengurus MAA periode 2026–2031, di Pendopo Istana Wali Nanggroe. Sabtu 9 Mei 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/R015]

Aceh Besar. RU – Pengukuhan pengurus Majelis Adat Aceh periode 2026–2031 digelar di Pendopo Istana Wali Nanggroe, Darul Imarah, Aceh Besar, Sabtu (09/05/2026).

Prosesi tersebut dipimpin Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al-Haytar.

Kepengurusan baru MAA dipimpin Yusri Yusuf yang terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Besar MAA di Banda Aceh pada 7–8 April 2026.

Ia didampingi Miftahuddin, Barlian AW, dan Sanusi sebagai wakil ketua.

Dalam prosesi itu, Wali Nanggroe menekankan agar pengurus menjaga marwah lembaga adat serta memperkuat penerapan nilai-nilai adat dalam kehidupan masyarakat.

“Adat tidak boleh hanya menjadi seremonial, tetapi harus dijalankan dalam kehidupan sehari-hari hingga ke tingkat gampong,” ujarnya.

Pengukuhan berlangsung di tengah polemik internal MAA terkait dugaan rangkap jabatan profesor di lembaga keistimewaan Aceh.

Isu tersebut sebelumnya mencuat setelah adanya surat kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional Aceh mengenai status ASN atau profesor dalam jabatan lembaga adat.

BKN kemudian memberikan penjelasan langsung ke MAA dan menegaskan bahwa profesor maupun ASN dapat menduduki jabatan di lembaga keistimewaan Aceh selama tidak melanggar ketentuan hukum.

Acara pengukuhan turut dihadiri unsur Pemerintah Aceh, DPRA, Kodam, serta sejumlah pejabat dan tokoh adat lainnya.(R015)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...