Buruh Subulussalam Gelar May Day Perdana, Ajukan 10 Tuntutan ke Pemkot

Aliansi Buruh Kota Subulussalam foto bersama dengan Wali Kota Subulussalam, Haji Rasyid Bancin, Kapolres Subulussalam, AKBP Muhammad Yusuf usai menyerahkan tuntutan untuk kesejahteraan buruh. Jumat 1 Mei 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/MB017]

Subulussalam. RU – Aliansi Buruh Kota Subulussalam (ABKS) menggelar aksi damai memperingati Hari Buruh Internasional untuk pertama kalinya di Lapangan Beringin, Jumat (01/05/2026).

Kegiatan tersebut diikuti gabungan tiga serikat pekerja, yakni PC FSPMI yang dipimpin Ridho PS, DPC Serikat Pekerja Nasional di bawah Amran Syahputra Berutu, serta DPC F-SPTI yang diketuai Rahman Manik.

Momentum ini dimanfaatkan untuk membangun komunikasi langsung dengan pemerintah daerah melalui audiensi bersama Wali Kota.

Dalam pertemuan tersebut, ABKS menyerahkan 10 poin tuntutan yang mencakup kesejahteraan, regulasi ketenagakerjaan, serta perlindungan hukum bagi pekerja lokal.

Ketua ABKS, Teguh Nurcahya, mengapresiasi partisipasi buruh yang tetap solid dalam menyuarakan aspirasi pada peringatan perdana ini.

Ia menegaskan pentingnya keterlibatan aktif pemerintah dalam pengawasan sektor industri.

“Kami meminta Pemerintah Kota Subulussalam melalui dinas terkait untuk dapat berperan aktif dalam fungsi pengawasan di seluruh perusahaan,” kata Teguh.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Subulussalam, Adita Karya, menyatakan kesiapan pemerintah menindaklanjuti aspirasi tersebut.

Ia menyebut proses pembentukan Dewan Pengupahan telah memasuki tahap koordinasi dengan bagian hukum.

“Ini sebenarnya sudah sampai ke bagian hukum, tinggal ditindaklanjuti dalam proses. Kita sudah sampaikan pengusulan rencana surat keputusannya terkait pembentukan dewan pengupahan tersebut,” ujar Adita.

Selain terpusat di satu lokasi, peserta juga melakukan konvoi tertib di sepanjang jalan protokol.

Berdasarkan pantauan, kegiatan berlangsung aman dengan pengawalan aparat Kepolisian Resor Subulussalam guna menjaga ketertiban umum.(MB017)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...