Senat Universitas Teuku Umar Tetapkan 3 Nama Calon Rektor

Pemilihan Carek UTU
Hasil voting calon Rektor UTU periode 2026–2030. [Foto: Dok Panitia Pemilihan Rektor UTU]

Meulaboh. RU – Senat Universitas Teuku Umar (UTU) resmi menetapkan tiga nama calon Rektor untuk periode 2026–2030, yang diputuskan dalam Sidang Senat Terbuka yang berlangsung di kampus tersebut pada Kamis, 23 April 2026.

Ketua Panitia Pemilihan Rektor UTU, T Alamsyah, menjelaskan bahwa proses penjaringan diawali dengan penyampaian visi dan misi oleh empat bakal calon di hadapan anggota senat.

Keempat kandidat tersebut  yakni Prof Dr Ir Dahlan Abdullah dari Universitas Malikussaleh, serta tiga kandidat dari Universitas Syiah Kuala, yaitu Dr Ir Irwansyah, Prof Dr Iskandar AS, dan Prof Dr Nyak Amir.

Pada pemungutan suara tahap pertama, Prof Dr Nyak Amir memperoleh dukungan terbanyak dengan 14 suara, disusul Dr Ir Irwansyah yang meraih 4 suara.

Sementara, Prof Dr Dahlan Abdullah dan Prof Dr Iskandar AS belum memperoleh suara.

Karena terjadi hasil imbang pada posisi terbawah, panitia kemudian menggelar pemungutan suara ulang khusus bagi dua kandidat tersebut.

Hasilnya, Prof Dr Iskandar AS memperoleh 16 suara, sedangkan Prof Dr Dahlan Abdullah meraih 2 suara.

Berdasarkan keseluruhan hasil tersebut, Senat UTU menetapkan tiga nama calon rektor sesuai peringkat perolehan suara, yaitu Prof Dr Nyak Amir menempati posisi pertama, diikuti Dr Ir Irwansyah di peringkat kedua, serta Prof Dr Iskandar AS di posisi ketiga.

Selanjutnya, ketiga nama tersebut akan diajukan ke kementerian untuk mengikuti tahapan akhir pemilihan.

“Pada fase penentu nanti, para calon akan menjalani wawancara langsung oleh Menteri. Penentuan rektor terpilih akan mengacu pada komposisi penilaian, yakni 65 persen suara Senat Universitas dan 35 persen suara Menteri,” kata Alamsyah.(TH05)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...