Bupati Aceh Tamiang Luncurkan Revitalisasi Sekolah dan Gerakan Mengaji

Bupati Armia Pahmi saat acara peletakan batu pertama Peluncuran Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Gerakan Mengaji Sebelum Belaja, di halaman SMPN 2 Karang Baru, Aceh Tamiang. Kamis 23 April 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/S011]

Kualasimpang. RU – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang meluncurkan program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Gerakan Mengaji Sebelum Belajar sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan yang merata. Kegiatan ini dibuka Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, di halaman SMPN 2 Karang Baru, Kamis (23/04/2026).

Dalam sambutannya, Armia menegaskan pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Ia menyoroti dampak banjir yang sebelumnya melanda wilayah tersebut terhadap sektor pendidikan.

“Bencana banjir yang melanda wilayah kita beberapa waktu lalu telah memberikan dampak yang cukup besar terhadap berbagai sektor, terutama sektor pendidikan. Banyak sekolah mengalami kerusakan pada ruang belajar, fasilitas pendukung, maupun sarana pembelajaran lainnya, sehingga mengganggu proses belajar mengajar,” tutur Armia.

Pemerintah daerah, lanjut dia, mendukung pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan sebagai bagian dari Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 dan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).

Program ini mencakup rehabilitasi, pembangunan, serta penyediaan fasilitas pendidikan yang layak.

Armia menyebut, revitalisasi menjadi momentum penting dalam memulihkan kegiatan belajar di daerah terdampak bencana.

“Kita targetkan dan berusaha agar seluruh sekolah yang terdampak bencana dapat diperbaiki pada tahun ini,” ujarnya.

Ia menekankan, program tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pemulihan semangat belajar peserta didik serta penciptaan lingkungan yang aman dan nyaman.

Berdasarkan data, sasaran tahun 2026 meliputi perbaikan ruang belajar dan fasilitas pendidikan pada berbagai jenjang.

Bupati meminta seluruh pihak melaksanakan pekerjaan sesuai ketentuan teknis, menjaga kualitas, serta memastikan pelaksanaan tepat waktu dan sasaran.

Selain itu, pengawasan dan koordinasi diminta diperkuat agar proses belajar tetap berjalan selama pekerjaan berlangsung.

Dalam kesempatan yang sama, pemerintah daerah juga meluncurkan Gerakan Mengaji Sebelum Belajar sebagai upaya penguatan karakter.

“Selain pembangunan fisik, kita juga meluncurkan Gerakan Mengaji Sebelum Belajar sebagai bagian dari penguatan karakter peserta didik,” kata Armia.

Ia berharap program tersebut diterapkan secara konsisten di seluruh sekolah untuk membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki nilai keimanan dan akhlak.

“Saya berharap program ini dapat diterapkan secara konsisten di seluruh satuan pendidikan sehingga menjadi budaya positif dalam kehidupan sekolah sehari-hari,” ujarnya.

Peluncuran ini diharapkan menjadi awal kebangkitan pendidikan di Aceh Tamiang menuju sistem yang lebih maju, berkualitas, dan berkarakter.(S011)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...