Ribuan Warga Bireuen Terima Bantuan Stimulan Pascabanjir Bandang

Bupati Bireuen Mukhlis saat menyerahkan secara simbolis bantuan dana stimulan ekonomi serta isian perabot sebesar Rp8 juta dari Kemensos RI, di Pendopo Bupati. Senin 20 April 2026. [Foto Dok : Prokopim Bireuen/rahasiaumum.com]

Bireuen. RU – Sebanyak 4.759 kepala keluarga korban banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Bireuen menerima dana stimulan ekonomi serta isian perabot sebesar Rp8 juta dari Kementerian Sosial Republik Indonesia yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Mukhlis, di Pendopo Bupati, Senin (20/4/2026).

Penyaluran bantuan yang bersumber dari Kemensos RI melalui PT Pos Indonesia ini mencakup Rp5 juta untuk stimulan ekonomi dan Rp3 juta untuk perabot rumah tangga dengan total anggaran Rp38,07 miliar.

Bantuan diberikan kepada warga yang telah lolos verifikasi tahap I oleh BNPB di sejumlah kecamatan terdampak, mulai dari Gandapura hingga Samalanga.

Dana akan disalurkan bertahap melalui PT Pos dan dihubungkan kepada penerima lewat perangkat desa.

Kepala Dinas Sosial Ismunandar menyebut penyerahan tahap awal menyasar 30 perwakilan penerima sebelum dilanjutkan ke seluruh warga yang terdata.

Bupati Mukhlis menegaskan penyaluran dilakukan bertahap dan akan dilanjutkan ke penerima lain.

Ia juga meminta perangkat gampong mendampingi proses verifikasi ulang.

“Ketika petugas melakukan verifikasi ulang, diharapkan masyarakat dan perangkat gampong ada di tempat agar data akurat dan tidak terjadi kesalahan,” ujarnya.

Pemkab Bireuen melalui BPBD bersama BNPB saat ini juga mempersiapkan verifikasi tahap II yang menyasar 26.741 KK, termasuk sanggahan dari data sebelumnya.(TA019)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...