9.500 Paket Bantuan Internasional Dukung Pemulihan Pascabencana Aceh

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf menerima secara simbolis bantuan Kemanusiaan korban Bencana dari jaringan relawan International asal Tiongkok dan Malaysia, di Meuligoe Aceh. Sabtu 18 April 2026. [Foto Dok : Humas Aceh/rahasiaumum.com]

Banda Aceh. RU – Bantuan kemanusiaan dari jaringan relawan internasional asal Tiongkok dan Malaysia diserahkan kepada Pemerintah Aceh sebagai dukungan pemulihan pascabencana.

Penyerahan simbolis dilakukan di Restoran Meuligoe, Kompleks Meuligoe Gubernur Aceh, Sabtu (18/04/2026).

Program ini diinisiasi yayasan relawan sosial Tiongkok di bawah naungan Yayasan Pelangi Kesejahteraan Masyarakat yang berkolaborasi dengan Peaceland Foundation dan The Blue Sky Rescue International.

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, didampingi Sekda Aceh M. Nasir, menyampaikan apresiasi atas solidaritas tersebut.

Kegiatan turut dihadiri Ketua DPR Aceh Zulfadhli serta sejumlah kepala SKPA.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan kemanusiaan ini. Relawan asal Tiongkok dan Malaysia sangat menaruh perhatian besar terhadap kondisi Aceh pasca musibah hidrometeorologi,” ujarnya.

Ia berharap dukungan tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang kehilangan tempat tinggal maupun mata pencaharian akibat banjir dan longsor di berbagai wilayah.

“Hanya Allah SWT yang dapat membalas segala kebaikan dan ketulusan para relawan. Semoga kerja sama dan silaturahmi ini terus terjaga,” ucapnya.

Ketua Yayasan Pelangi Kesejahteraan Masyarakat, Sa’aduddin, mengatakan total bantuan mencapai 9.500 paket.

Pada tahap awal, 500 paket berisi sembako dan perlengkapan mandi telah disalurkan.

“Bantuan ini akan menyasar 15 kabupaten/kota di Aceh yang terdampak paling parah. Kami berkomitmen untuk memastikan bantuan sampai ke tangan yang tepat secara bertahap,” katanya.(R015)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...