Puluhan Ribu KK Diusulkan Terima Bansos Pemulihan Ekonomi Tahap III dan IV

Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi Usulkan Bantuan Puluhan ribu warga korban banjir tahap III dan IV ke Kemensos RI. Kamis 16 April 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/S011]

Kualasimpang. RU – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang mengusulkan Bantuan Stimulan BNBA (By Name By Address) untuk bansos tahap III dan IV kepada Kementerian Sosial guna mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana.

Usulan tersebut disampaikan langsung kepada Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Aceh Tamiang, Ahmad Yani, mengatakan langkah ini merupakan upaya konkret memperjuangkan kebutuhan warga terdampak.

“Alhamdulillah, hari ini Bapak Bupati Armia Pahmi menyerahkan langsung usulan Stimulan Bantuan Sosial untuk bantuan perabot dan pemulihan ekonomi ke Wakil Menteri Sosial (Wamensos) RI, Bapak Agus Jabo Priyono,” ujar Ahmad Yani, Kamis (16/04/2026).

Ia menjelaskan, pada tahap III jumlah penerima untuk kategori Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dan isi perabotan masing-masing mencapai 20.863 kepala keluarga, dengan total jaminan hidup (jadup) sebanyak 74.405 jiwa.

Sebaran terbesar pada tahap ini berada di Kecamatan Manyak Payed, disusul Karang Baru dan Kejuruan Muda.

Data tersebut mencakup seluruh kecamatan di Aceh Tamiang dengan jumlah penerima yang bervariasi.

Sementara itu, pada tahap IV pemerintah daerah mengusulkan 19.652 kepala keluarga dengan total jadup 69.306 jiwa.

“Sementara itu pada Tahap IV, jumlah penerima untuk UEP dan isi perabotan masing-masing tercatat sebanyak 19.652 KK, dengan total Jadup mencapai 69.306 jiwa,” kata Yani.

Pada tahap ini, Kecamatan Karang Baru menjadi wilayah dengan penerima terbanyak, diikuti Bendahara dan Kota Kualasimpang.

Ahmad Yani menegaskan bantuan tersebut tidak hanya difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga mendorong pemulihan ekonomi melalui dukungan usaha produktif serta penyediaan perabot rumah tangga.

Pemerintah daerah berharap usulan yang telah diajukan dapat segera direalisasikan pemerintah pusat agar masyarakat yang terdata memperoleh manfaat secara cepat.

Dengan jumlah penerima mencapai puluhan ribu dari dua tahap, pemerintah kabupaten menegaskan komitmennya dalam mempercepat pemulihan kesejahteraan warga secara merata dan berkelanjutan.(S011)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...