Camat Manggeng Tinjau Rumah Janda Miskin, Upayakan Hunian Layak

Camat Manggeng Ridha Wiyardi mengunjungi Munarwati (36) janda miskin yang tinggal di Dusun Ujung Aron, Gampong Lhok Pawoh, Kecamatan Manggeng, Kabupaten Abdya. Kamis 16 April 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/T018]

Blangpidie. RU – Camat Manggeng, Ridha Wiyardi, mengunjungi Munarwati (36), janda dengan dua anak yang tinggal di Dusun Ujung Aron, Gampong Lhok Pawoh, Kabupaten Aceh Barat Daya, Kamis (16/04/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan keluarga itu segera memperoleh tempat tinggal yang lebih aman.

Selama ini, Munarwati bersama anak-anaknya menempati rumah berdinding plastik bekas dan beratap daun rumbia.

Ridha menyatakan langkah tersebut merupakan respons cepat atas laporan masyarakat terkait kondisi kesejahteraan sosial.

Ia menegaskan kehadirannya mewakili pemerintah kabupaten untuk melihat langsung situasi di lapangan.

“Kunjungan ini menjadi bukti respons cepat pemerintah dalam menyikapi laporan warga terkait masalah kesejahteraan sosial. Kita mewakili Pemerintah Kabupaten langsung turun ke lokasi untuk memastikan kondisi tersebut,” kata Ridha.

Ia menjelaskan kondisi rumah Munarwati telah dilaporkan kepada pimpinan daerah agar segera ditindaklanjuti.

Menurut dia, perhatian terhadap warga kurang mampu, termasuk anak yatim, menjadi program prioritas Bupati Safaruddin dan Wakil Bupati Zaman Akli.

“Kami tidak ingin ada warga Manggeng, apalagi seorang ibu yang sedang membesarkan anak-anaknya, tinggal di rumah yang kondisinya memprihatinkan. Hari ini kami berkoordinasi langsung mencoba untuk mengusulkan agar mendapatkan rumah layak huni,” ujarnya.

Keuchik Lhok Pawoh, Amiruddin, menyambut baik langkah tersebut.

Ia memastikan pemerintah gampong akan melengkapi administrasi yang diperlukan untuk pembangunan atau renovasi tempat tinggal.

“Insya Allah berkas-berkasnya segera kita siapkan. Semoga warga kami ini bisa segera tinggal di rumah yang lebih layak,” kata Amiruddin.

Dalam kunjungan itu, Ridha turut menyerahkan bantuan bahan pokok guna membantu kebutuhan harian keluarga tersebut.(T018)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...