Pemkab Aceh Besar Perkuat Pelestarian Bahasa Daerah

Suasana pertemuan Bupati Muharram Idris dengan Kepala Sekolah SD/SMP Negeri dan Swasta se-Aceh Besar, di UDKP Indrapuri. Kamis 2 April 2026. [Foto Dok : MC Aceh Besar/rahasiaumum.com]

Aceh Besar. RU – Bupati Aceh Besar Muharram Idris mengajak kepala sekolah untuk membudayakan penggunaan Bahasa Aceh di lingkungan pendidikan guna menjaga kelestarian bahasa daerah.

“Khazanah Bahasa Aceh akan mulia dengan cara kita jaga bersama, dengan cara membudayakan kembali berbahasa Aceh di lingkungan sekolah,” ujar Muharram dalam pertemuan dengan kepala sekolah SD dan SMP di UDKP Indrapuri, Kamis (02/04/2026).

Ia menyebut kebijakan penggunaan Bahasa Aceh setiap Kamis telah diterapkan di lingkungan pemerintahan hingga sekolah dan berpotensi diperluas.

“Jika diperlukan, bisa saja nanti kita tambah hari untuk penerapan berbahasa Aceh di lingkungan pemerintah maupun sekolah,” katanya.

Menurut dia, langkah tersebut penting untuk mencegah berkurangnya penggunaan Bahasa Aceh akibat pengaruh perkembangan zaman dan budaya luar.

Dalam kesempatan itu, Muharram juga meminta dukungan tenaga pendidik terhadap program pemerintah, seperti Beut Kitab Bak Sikula, pengembangan sekolah unggul, serta peningkatan mutu pendidikan.

“Kami berharap dukungan dari seluruh insan pendidik, agar program pendidikan dapat berjalan dengan baik di Aceh Besar dalam rangka mendukung visi pemerintah daerah,” tutupnya.(*)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...