Kapolresta Banda Aceh Ancam Pidana Penimbun BBM

Kombes Pol Andi Kirana
Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana.[Foto Dok : Polresta Banda Aceh/rahasiaumum.com]

Banda Aceh. RU – Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana memperingatkan keras pihak yang mencoba mengambil keuntungan di tengah antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Ia menegaskan kepolisian akan memproses hukum siapa pun yang terbukti melakukan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) secara ilegal di tengah kepanikan masyarakat akibat isu geopolitik global.

Menurut Andi, tindakan tersebut dapat dijerat Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi yang telah diubah melalui Undang-Undang Cipta Kerja.

“Ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling tinggi Rp 60 miliar. Langkah preventif ini diambil guna memastikan hak masyarakat mendapatkan bahan bakar tetap terlindungi,” ujar Kombes Andi, seperti diberitakan rahasiaumum.com, Sabtu (07/03/2026).

Meski antrean terlihat di beberapa lokasi, ia memastikan ketersediaan BBM di Kota Banda Aceh dan sebagian wilayah Aceh Besar masih aman.

Distribusi juga disebut berjalan normal tanpa hambatan.

“Stok BBM di sejumlah SPBU Kota Banda Aceh dan sebagian Aceh Besar masih aman. Sampai saat ini distribusi BBM masih berjalan lancar dan tidak ada hambatan,” ujar Kombes Andi.

Ia menjelaskan kepolisian telah melakukan pengecekan langsung di lapangan serta menerima laporan dari para Kapolsek di jajaran Polresta Banda Aceh mengenai kondisi pasokan di wilayah masing-masing.

Hasil pemantauan menunjukkan persediaan di setiap SPBU masih mencukupi kebutuhan warga. Situasi keamanan juga terpantau kondusif meski terjadi antrean akibat kepanikan masyarakat.

“Kami telah memonitor langsung dan menerima laporan dari para Kapolsek terkait kondisi di SPBU di wilayahnya. Hasilnya, stok BBM masih aman dan walaupun masih ditemukan antrean panjang akibat kepanikan masyarakat,” jelasnya.

Kapolresta Banda Aceh mengimbau masyarakat tetap tenang serta tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

“Masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. Gunakan BBM sesuai kebutuhan karena stok saat ini masih aman dan distribusi berjalan normal,” pungkasnya.(R015)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...