Kodam IM Gelar Meugang, Bagikan 360 Paket Daging untuk Warga

Kepala Staf Kodam Iskandar Muda, Brigjen TNI Dwi Sasongko saat menyerahkan bantuan daging meugang kepada warga. Selasa 17 Februari 2026. [Foto Dok : Kodam IM/rahasiaumum.com]

Banda Aceh. RU – Kepala Staf Kodam Iskandar Muda, Brigjen TNI Dwi Sasongko, mewakili Pangdam menghadiri dan memotong hewan Meugang secara simbolis di Lapangan Blang Padang, Selasa (17/02/2026), dalam rangka menyambut Ramadhan 1447 H/2026 M.

Tradisi Meugang merupakan warisan budaya Aceh dengan nilai religius dan sosial tinggi.

Kasdam IM menyatakan, kegiatan ini bukan sekadar ritual tahunan, tetapi wujud kepedulian TNI untuk memperkuat semangat gotong royong serta kebersamaan menjelang bulan penuh berkah.

Pada pelaksanaan tahun ini, empat ekor sapi disembelih berasal dari Rindam Iskandar Muda, Bank BPD, Puskopdam IM, dan Kodim 0102/Pidie Korem 011/Lilawangsa.

Setelah proses penyembelihan, sebanyak 360 bungkus daging dibagikan kepada Masjid Raya Baiturrahman, masyarakat Blang Padang melalui pelaku UMKM, warga Kampung Baru, petugas kebersihan, personel Denma, tim jagal, dan Yayasan Kartika Jaya Cabang XIV.

Kasdam IM menegaskan, Meugang menjadi sarana mempererat hubungan emosional antara prajurit dan masyarakat serta memastikan TNI memberikan manfaat nyata bagi rakyat.

Ibu Ratna, salah seorang penerima daging, menyampaikan rasa syukur atas kepedulian TNI.

“Kegiatan ini sangat membantu kebutuhan keluarga menjelang Ramadhan. Semoga terus dilaksanakan setiap tahun karena mempererat hubungan antara TNI dan warga,” ujarnya.

Tradisi Meugang diharapkan tetap lestari sebagai warisan budaya Aceh sekaligus memperkuat sinergi TNI–masyarakat dalam menjaga kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat persatuan menjelang bulan suci.(R015)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...