Lima Profesor Dikukuhkan, Rektor USK Soroti Lompatan 137 Persen

Foto bersamaa usai acara pengukuhan lima profesor melalui Sidang Terbuka SAU di Gedung AAC Dayan Dawood, USK. Selasa 10 Februari 2026. [Foto Dok : USK/rahasiaumum.com]

Banda Aceh. RU – Universitas Syiah Kuala (USK) mengukuhkan lima profesor melalui Sidang Terbuka Senat Akademik Universitas di Gedung AAC Dayan Dawood, Selasa (10/02/2026).

Prosesi dipimpin Ketua SAU Prof Abubakar.

Lima guru besar yang dikukuhkan yakni Prof Agus Arip Munawar, Prof Murna Muzaifa, Prof Irfan, Prof Siti Hafsah, dan Prof Yurliasni. Seluruhnya berasal dari Fakultas Pertanian.

Rektor USK Prof Marwan menyatakan momen tersebut menjadi pengukuhan terakhir pada masa kepemimpinannya sejak 2022.

Saat awal menjabat, jumlah profesor tercatat 105 orang, kini meningkat menjadi 249.

“Jumlah profesor USK tumbuh 137 persen selama empat tahun, sehingga saat ini komposisinya mencapai 12 persen dari total dosen tetap. Alhamdulillah, capaian ini melampaui target milestone kita yang sebesar 10 persen,” ujarnya.

Ia berharap kepemimpinan selanjutnya terus memperkuat riset dan inovasi agar berdampak luas bagi masyarakat.

Dalam sidang itu, kelima akademisi menyampaikan orasi ilmiah sesuai bidang masing-masing.

“Pada forum yang mulia ini, kita menaruh harapan besar bahwa kepakaran para profesor baru USK akan mampu berkontribusi secara maksimal dalam memecahkan berbagai persoalan bangsa,” kata Marwan.

Rektor juga mengingatkan pentingnya etika akademik.

“Mari kita jaga integritas akademik dari tindakan tidak etis seperti plagiasi, fabrikasi, falsifikasi, joki publikasi, dan bentuk kecurangan lainnya,” ujarnya.(R015)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...