AKBP Hyrowo: Jembatan Gantung Bukan Sekadar Fisik, tapi Harapan Masyarakat

Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, saat memimpin apel di lapangan Mapolres setempat. Senin 9 Februari 2026. [Foto Dok : Polres Gayo Lues/rahasiaumum.com]

Gayo Lues. RU – Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, memberikan apresiasi kepada seluruh personel atas keberhasilan pembangunan sembilan jembatan gantung di Kecamatan Putri Betung dan Blangkejeren.

Menurutnya, proyek ini bukan sekadar membangun sarana fisik, tetapi juga memperkuat harapan dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

“Pembangunan sembilan jembatan gantung ini adalah hasil kerja keras, kekompakan, dan semangat pengabdian seluruh personel. Ini bukan hanya sekadar membangun sarana fisik, tetapi juga membangun harapan dan kepercayaan masyarakat kepada Polri,” ujar Kapolres, Senin (09/02/2026).

Jembatan tersebut menjadi akses vital bagi mobilitas warga, pengangkutan hasil perkebunan, pendidikan, serta layanan kesehatan.

AKBP Hyrowo menekankan agar keberhasilan ini menjadi motivasi untuk meningkatkan pelayanan profesional dan humanis kepada masyarakat.

Apel pagi diikuti Wakapolres, para Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek, perwira staf, serta seluruh personel, menegaskan komitmen Polres Gayo Lues dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan warga.(*)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...