Nama Sungai Sama dengan Istri, Zulhas Berkelakar di Subulussalam: “Saya Jadi Terbeban”

Mentri Kordinator Pangan, Zulkifli Hasan lontarkan candaan saat memberikan ceramah singkat kepada masyarakat kota Subulussalam di Aula Pendopo Wali Kota Subulussalam. Kamis 8 Januari 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/MB017]

Subulussalam. RU – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas melontarkan candaan yang mengundang tawa saat berkunjung ke Kota Subulussalam, Kamis (08/01/2026).

Ia mengaku “jadi terbeban” setelah mengetahui salah satu sungai terbesar di daerah itu memiliki nama yang sama dengan sang istrinya.

Zulhas tiba di Subulussalam menggunakan helikopter bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Menteri Perdagangan Budi Santoso.

Rombongan mendarat di Lapangan Pegayo dan disambut Wali Kota Subulussalam Haji Rasyid Bancin (HRB) beserta jajaran pejabat daerah.

Kunjungan berlanjut ke pendopo Wali Kota Subulussalam.

Saat menyampaikan pidatonya di muka umum, Zulhas menyinggung keberadaan Sungai Lae Soraya yang melintasi wilayah tersebut.

“Di sini ada Sungai Lae Soraya. Waduh, saya jadi terbeban. Lae itu sungai, Soraya itu nama istri saya,” ujar Zulhas yang disambut gelak tawa dan tepuk tangan hadirin.

Di balik candaan itu, Zulhas menegaskan pentingnya penanganan Sungai Lae Soraya, khususnya untuk mengatasi persoalan banjir yang kerap melanda Kota Subulussalam.

Ia mendorong adanya sodetan atau kanal yang menghubungkan sungai tersebut ke wilayah Aceh Selatan.

“Bagaimana saya tidak memperjuangkan sungainya, namanya saja sama dengan nama istri saya,” katanya.

Sungai Lae Soraya merupakan sungai terbesar di Kota Subulussalam dengan lebar lebih dari 300 meter. Sungai ini berhulu di Kabupaten Gayo Lues dan bermuara di Kabupaten Aceh Singkil.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum PAN tersebut juga menyampaikan komitmen pemerintah pusat untuk mendukung pengembangan sektor pangan dan perdagangan di Kota Subulussalam.

Kehadiran Menteri Kelautan dan Perikanan serta Menteri Perdagangan disebutnya sebagai bukti keseriusan pemerintah.

“Sikap kami jelas, saya bersama Pak Menteri Kelautan dan Perikanan serta Pak Menteri Perdagangan akan sungguh-sungguh,” tegas Zulhas.

Usai pertemuan di pendopo Wali Kota Subulussalam, rombongan Menko Bidang Pangan melanjutkan kunjungan ke makam Syekh Hamzah Fansuri di Kampong Oboh, Kecamatan Rundeng.(MB017)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...