Pascabanjir, TK Aksara Aceh Tamiang Belajar di Bawah Tenda

Pasca banjir hidrometeorology, Anak TK Aksara belajar dibawah tenda darurat. Selasa 6 Januari 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/S011]

Kualasimpang. RU – Proses belajar mengajar di Aceh Tamiang kembali berjalan sejak 5 Januari 2026 sesuai imbauan Bupati Armia Pahmi, setelah lebih dari sebulan terhenti akibat banjir hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut sejak 26 September 2025.

Kegiatan serupa dilakukan Taman Kanak-Kanak (TK) Aksara meski gedung sekolah di kompleks BTN Satelit Graha Tanah Terban, Kecamatan Karang Baru, masih dipenuhi lumpur sisa banjir bandang.

Aktivitas pembelajaran terpaksa dilaksanakan di bawah tenda darurat berukuran 3×4 meter.

“Sudah berjalan dua hari TK Aksara kembali aktif dalam proses belajar mengajar sejak Senin, 5 Januari kemarin,” ujar Kepala TK Aksara, Uci Maulida Nasution, kepada rahasiaumum.com, Selasa (6/1/2026).

Uci menyebutkan, dari total 64 murid, baru 15 anak yang dapat mengikuti kegiatan di lokasi darurat yang didirikan di halaman Gedung DPRK Aceh Tamiang.

Pada hari pertama, anak-anak hanya diarahkan bermain, sedangkan hari kedua mulai belajar mengaji, mewarnai, dan membaca.

“Kemarin pas perdana bersekolah pasca banjir, anak-anak hanya bermain. Hari kedua ini sudah mulai belajar,” katanya.

Ia menjelaskan, gedung sekolah masih terendam lumpur setinggi lutut, sementara akses menuju lokasi juga belum pulih, sehingga pembelajaran darurat menjadi satu-satunya pilihan.

“Kita berharap semua persoalan akibat banjir ini bisa cepat diatasi,” ucap Uci.

Ia juga mengimbau para wali murid untuk terus mendukung kehadiran anak-anak ke sekolah.

“Sekarang tempat belajarnya ikut mengungsi dan anak-anak harus mengungsi pula,” tuturnya.

Sementara itu, wali murid Boby Tuandri berharap pemerintah memberikan dukungan berupa seragam sekolah, masker, serta perbaikan gizi bagi anak-anak terdampak banjir.

“Kami berharap bantuan perlengkapan sekolah agar Aceh Tamiang bisa segera pulih seperti sediakala,” ujarnya.(S011)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...