‎IAIN Langsa Bebaskan UKT bagi Mahasiswa Terdampak Bencana

Rektor IAIN Langsa
Rektor IAIN Langsa, Prof Dr Ismail Fahmi Arrauf Nasution MA. (Foto: Dok IAIN Langsa)

Langsa. RU – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa, Prof Ismail Fahmi Arrauf menyatakan akan membebaskan uang kuliah tunggal (UKT) kepada para mahasiswa yang terdampak bencana banjir besar di Aceh.

‎Rektor menjelaskan, terdapat sekitar 216 mahasiswa yang akan diberikan keringankan UKT selama satu tahun atau dua semester.

Para mahasiswa itu masuk dalam kategori terdampak berat dengan indikator seperti orang tua meninggal, rumah rusak atau hilang terbawa banjir.

‎”Sedangkan untuk terdampak sedang, ada 336 mahasiswa dengan keringan UKT satu semester. Para mahasiswa ini masuk dalam kategori orang tua sakit, kehilangan pakaian dan dokumen saat banjir lalu,” ungkapnya.

‎Selain itu, pihak kampus juga akan memberikan bantuan perlengkapan kuliah kepada mahasiswa yang terdampak, serta bantuan tanggap darurat berupa uang tunai sebesar Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta.

‎”Kepada semua mahasiswa yang terdampak banjir bisa memberitahukan pihak rektorat atau pun dosen IAIN Langsa untuk mendapat keringanan,” sebut Fahmi.

‎Menurutnya hal itu akan menjadi informasi tambahan bagi pihak IAIN Langsa untuk menentukan pemberian keringanan atau bantuan pascabanjir.

‎”Jadi jangan sampai nanti ada laporan ketidakadilan atau demonstrasi terkait pemberian keringanan UKT,” pungkasnya.(TH05)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...