Wali Kota Banda Aceh Pimpin Konvoi Bantuan ke Wilayah Banjir

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal saat menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk daerah terdampak bencana. Sabtu 20 Desember 2025. [Foto Dok : Dinsos Aceh/rahasiaumum.com]

Banda Aceh. RU – Pemerintah Kota Banda Aceh kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban banjir dan longsor di sejumlah kabupaten/kota di Aceh melalui program Banda Aceh Peduli.

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal memimpin langsung penyaluran bantuan logistik berupa bahan pokok, pakaian, obat-obatan, kebutuhan bayi, perlengkapan perempuan, serta berbagai kebutuhan darurat lainnya.

Selain bantuan logistik, Pemkot Banda Aceh turut mengerahkan tenaga medis, petugas kebersihan, pemadam kebakaran, Satpol PP/WH, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah.

informasi yang diterima rahasiaumum.com, Minggu (21/1/2025), penyaluran bantuan dilakukan ke Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, Kota Langsa, dan berakhir di Aceh Tamiang.

Konvoi bantuan diberangkatkan dari Balai Kota Banda Aceh, Kamis, 18 Desember 2025, dengan melibatkan 15 truk bermuatan logistik, ambulans RSUD Meuraxa, mobil pemadam kebakaran, kendaraan DLHK dan PUPR, serta personel pendukung.

Di Kabupaten Bireuen, Wali Kota menyerahkan bantuan di posko pengungsian Gampong Meuse dan Gampong Cot Ara, Kecamatan Kuta Blang.

Rombongan sempat tertahan saat menuju Lhokseumawe dan Aceh Utara akibat antrean panjang di Jembatan Rangka Baja Awe Geutah Paya–Teupin Reudeup, Peusangan Selatan.

Wali Kota meminta petugas melakukan penertiban arus kendaraan yang mengular hingga dua kilometer dari dua arah.

Wali Kota dan rombongan tiba di Pendopo Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara pada dini hari untuk menyerahkan bantuan kepada Wali Kota Lhokseumawe dan Penjabat Sekda Aceh Utara.

Keesokan harinya, rombongan dijadwalkan melanjutkan bakti sosial dan penyaluran bantuan kemanusiaan di Kabupaten Aceh Tamiang.(TA019)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...