Idham, Pemuda Aceh Tenggara Galang Rp 72 Juta untuk Korban Banjir

Avatar photo
Idham salah satu pemuda yang mengumpulkan donasi sebesar Rp 72 juta, untuk korban banjir di kabupaten Aceh Tenggara. Kamis 11 Desember 2025. [Foto Dok : rahasiaumum.com/AFW016]

Kutacane. RU – Upaya membantu warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tenggara terus berdatangan dari berbagai pihak.

Selain bantuan pemerintah dan lembaga kemanusiaan, solidaritas juga muncul dari kalangan pemuda daerah, salah satunya melalui inisiatif penggalangan dana yang dilakukan Idham, aktivis dan wirausaha muda Aceh Tenggara.

Alumni Institut Teknologi Yogyakarta itu berhasil mengumpulkan Rp 72 juta melalui jejaring relasinya di luar Pulau Sumatra.

Dana tersebut kemudian disalurkan secara bertahap kepada warga yang terdampak banjir bandang di Aceh Tenggara maupun sejumlah desa di Kabupaten Gayo Lues yang aksesnya berdekatan dengan wilayah tersebut.

“Alhamdulillah, donasi titipan teman-teman di luar Pulau Sumatra terkumpul sebesar Rp 72 juta. Bantuan kami salurkan bertahap sejak 4 hingga 11 Desember,” ujar Idham saat ditemui seusai penyaluran bantuan kepada rahasiaumum.com, Kamis (11/12/2025).

Idham dikenal di kalangan pemuda Aceh Tenggara sebagai sosok yang aktif dalam kegiatan sosial dan kerap hadir di tengah masyarakat saat terjadi bencana.

Aktivitasnya sebagai wirausaha muda juga membuatnya memiliki jaringan luas yang kemudian dimanfaatkan untuk membantu warga terdampak.

Ia menegaskan bahwa langkah yang dilakukan bukan untuk kepentingan citra pribadi, melainkan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan.

“Ini bukan soal pencitraan. Ini soal empati dan tanggung jawab moral. Anak muda tidak boleh hanya menunggu pemerintah bergerak, tetapi ikut turun membantu,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Idham juga menyampaikan harapan agar peran pemuda dapat mendorong kesadaran lebih luas terhadap pentingnya solidaritas dalam penanganan bencana.

“Walaupun tidak besar, kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak banjir bandang,” ujarnya.(AFW016)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...