Akses Terputus, Prajurit Kodim 0108/Agara Pikul Logistik ke Rumah Bundar

Prajurit Kodim 0108/Agara bersama warga Pikul Logistik untuk bantuan kelkasi terdampak bencana di Desa Rumah Bundar, Kecamatan Ketambe. Selasa 9 Desember 2025. [Foto Dok : rahasiaumum.com/AFW016]

Kutacane. RU – Prajurit Kodim 0108/Agara menembus pegunungan untuk mengirim bantuan ke warga terdampak bencana di Desa Rumah Bundar, Kecamatan Ketambe, Selasa (09/12/2025).

Bantuan ini dikirim setelah akses jalan menuju desa terputus akibat gempa atau longsor.

Sebanyak 90 personel TNI, didukung sekitar 30 warga, berjalan kaki dua jam dari Desa Simpur membawa satu ton beras, 25 dus mi instan, 15 papan telur, lima dus susu, dua dus sarden, sepuluh koli pakaian, serta kebutuhan pokok lainnya.

Medan terjal dan cuaca tidak menentu membuat distribusi logistik menjadi tantangan.

Kehadiran prajurit di lokasi menjadi penguat bagi warga yang terisolir.

Bantuan tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan mendesak, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang masih memulihkan kondisi pascabencana.

Kodam Iskandar Muda memastikan dukungan tetap berlanjut.

Seluruh jajaran, termasuk Babinsa, siap membantu masyarakat di wilayah terpencil yang terdampak bencana.(AFW016)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...