Belum Masuk Database PPPK, Nakes Sampaikan Tuntutan ke Wali Kota

Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, berdialog langsung dengan tenaga kesehatan non-PPPK yang menggelar aksi di halaman Kantor Wali Kota setempat. Rabu 19 November 2025. [Foto Dok : Prokopim Lhokseumawe/rahasiaumum.com]

Lhokseumawe. RU – Sekitar 150 tenaga kesehatan non-PPPK menggelar aksi di halaman Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Rabu (19/11/2025), menuntut kejelasan status kepegawaian.

Mereka sebelumnya berkumpul di Masjid Islamic Center lalu bergerak menuju pusat pemerintahan.

Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, didampingi unsur Forkopimda dan pejabat terkait, langsung menemui peserta dan mengajak mereka berdialog di aula kantor.

Dalam pertemuan itu, perwakilan nakes menyampaikan bahwa mereka telah mengabdi bertahun-tahun di berbagai puskesmas namun belum masuk database sehingga tidak dapat diusulkan sebagai PPPK.

Mereka meminta pemerintah kota memberi perhatian terhadap tenaga kesehatan yang sudah lama berkontribusi dalam pelayanan publik.

Wali Kota menegaskan komitmennya menindaklanjuti tuntutan tersebut.

“Saya paham dan mengikuti semua penyampaian ini. Sepanjang sesuai aturan, Pemerintah Kota akan memperjuangkannya secara maksimal. Namun harus dipahami bahwa keputusan akhir berada di BKN dan Kementerian PAN-RB,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa prioritas hanya dapat diberikan kepada tenaga kesehatan ber-KTP Lhokseumawe sesuai kewenangan daerah.

Plh. Kepala Dinas Kesehatan kemudian menjelaskan alasan teknis sebagian tenaga kesehatan belum masuk database, sementara Sekretaris BKPSDM memaparkan regulasi yang mengikat daerah dalam proses usulan PPPK.

Dialog berlangsung kondusif dan ditutup dengan harapan agar aspirasi peserta memperoleh perhatian pemerintah pusat melalui mekanisme resmi.(*)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...