Satpam PT Enseval Ditemukan Meninggal di Waduk Jeulekat

Proses evakuasi MA (24) warga Matang Mane, Tanah Luas yang meninggal tenggelam di Waduk Jeulekat, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe. Minggu 2 November 2025. [Foto Dok : Polres Lhokseumawe/rahasiaumum.com]

Lhokseumawe. RU – Seorang pemuda MA (24), warga Desa Matang Mane, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, meninggal dunia setelah tenggelam di Waduk Jeulekat, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Minggu (02/11/2025) sore.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan melalui Kapolsek Blang Mangat AKP Saipul Bahri menjelaskan, korban yang bekerja sebagai satpam PT Enseval sedang membantu rekannya memindahkan drum fiber bekas keramba ikan dari dalam waduk ke tepi.

Meski sempat diingatkan agar tidak turun ke air, ia tetap nekat berenang untuk mempercepat pekerjaan.

Sekitar pukul 14.30 WIB, korban berteriak minta tolong di tengah waduk, berjarak sekitar 300 meter dari daratan.

Warga bersama rekannya langsung melakukan pencarian dengan bantuan personel Brimob.

Akbar ditemukan sekitar pukul 15.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia, lalu dibawa ke RSU Cut Meutia, Bukit Rata.

“Hasil pemeriksaan di rumah sakit dan olah TKP oleh Tim Identifikasi Sat Reskrim Polres Lhokseumawe tidak menemukan tanda kekerasan,” ujar AKP Saipul Bahri.(*)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...