Aceh Besar Dorong Percepatan Pengakuan Tanah Adat

Bupati Muharram Idris membuka Lokakarya Percepatan Pengakuan dan Perlindungan Hak-Hak Tenurial MHA sebagai strategi peningkatan pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di The Pade Hotel, Kecamatan Darul Imarah. Rabu 29 Oktober 2025. [Foto Dok : MC Aceh Besar/rahasiaumum.com]

Aceh Besar. RU – Bupati Aceh Besar Muharram Idris (Syech Muharram) membuka Lokakarya Percepatan Pengakuan dan Perlindungan Hak Tenurial Masyarakat Hukum Adat di The Pade Hotel, Darul Imarah, Rabu (29/10/2025).

Ia menyebut kegiatan ini sebagai penguatan komitmen pemerintah daerah terhadap perlindungan hak masyarakat adat.

“Seluruh pihak sudah sepakat soal luas tanah adat di Aceh Besar. Mudah-mudahan hak masyarakat adat benar-benar bisa dikembalikan sehingga meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan,” ujarnya.

Bupati juga menekankan pentingnya memperkuat peran 68 imum mukim dalam tata kelola wilayah. “Jangan sampai ketika sengketa tanah adat baru mukim dilibatkan,” tegasnya.

Sejumlah wilayah seperti Lhoknga, Peukan Bada, dan Pulo Aceh diusulkan kembali berstatus HPL sesuai rencana tata ruang.

Rektor USK Prof. Marwan menyebut hasil riset menemukan 28 titik tanah adat di Aceh Besar, dan 14 di antaranya telah berstatus clear and clean.

“Kami siap berkolaborasi menyelesaikan tanah adat di Aceh Besar sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat,” katanya.

Kepala BRWA Kasmita Widodo menegaskan tenurial mencakup kepastian hukum bagi masyarakat adat untuk mengelola ruang hidup.

“Pengakuan yang sah akan berdampak pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan,” ujarnya.

Acara juga menghadirkan narasumber dari ATR/BPN secara virtual dan dihadiri unsur DPRK, OPD, MAA, akademisi, serta imum mukim.(*)

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...