Satpol PP WH Perketat Pengawasan PKL di Kawasan Pasar Al Mahirah

Kepala Satpol PP WH Kota Banda Aceh Muhammad Rizal, S.STP, M.Si. Jumat 17 Oktober 2025. [Foto Dok: Satpol PP WH Banda Aceh/rahasiaumum.com]

Banda Aceh. RU – Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP WH) Kota Banda Aceh menegaskan akan menindak tegas pedagang kaki lima (PKL) yang kembali berjualan di sepanjang Jalan Syiah Kuala, tepatnya dari Simpang Ratu Safiatuddin hingga Pasar Al Mahirah.

Kepala Satpol PP WH Kota Banda Aceh Muhammad Rizal, S.STP, M.Si mengatakan, pihaknya terus melakukan pengawasan rutin di kawasan tersebut, meski masih ditemukan oknum PKL yang memanfaatkan situasi ketika petugas tidak berada di lokasi.

“Pasca penertiban besar-besaran tahun lalu, para PKL sudah berjanji tidak lagi menempatkan dagangan di badan jalan. Kami sangat menyayangkan masih ada yang melanggar kesepakatan itu,” ujar Rizal, Jumat (17/10/2025).

Ia menegaskan, intensitas pengawasan akan ditingkatkan dan setiap pelanggaran akan ditindak sesuai aturan.

“Saya sudah perintahkan Kasi Operasional untuk memperketat patroli di sepanjang Jalan Syiah Kuala,” tegasnya.

Satpol PP WH juga mengimbau para pedagang untuk mematuhi ketentuan demi menjaga ketertiban umum dan kelancaran lalu lintas.

Masyarakat diharapkan berperan aktif dengan melaporkan pelanggaran jika menemukan PKL yang berjualan di lokasi terlarang.(TA019)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...