Pemko Subulussalam Rancang Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Usai buka acara dialog Multi pihak, Wakil Walikota Subulussalam, Nasir Kombih lakukan foto bersama dengan peserta. Kamis 25 September 2025. [Foto Dok: rahasiaumum.com/MB017].

Subulussalam. RU – Pemerintah Kota Subulussalam mulai merancang tata kelola perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan.

Langkah ini ditandai dengan dialog multi pihak yang dibuka Wakil Wali Kota Subulussalam, Nasir Kombih, di Aula Hotel Hermes One, Kamis (25/09/2025).

Nasir mengatakan, pengelolaan sawit tidak bisa hanya berorientasi pada peningkatan ekonomi daerah. Menurut dia, tata kelola sawit harus memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan penghormatan terhadap hak masyarakat, terutama hak atas tanah.

“Pembangunan tidak hanya soal pertumbuhan ekonomi, tapi juga menjaga harmoni sosial dan memastikan hak masyarakat terpenuhi,” kata Nasir.

Ia mengakui persoalan tenurial masih menjadi tantangan besar di Subulussalam. Masih ada tumpang tindih klaim, ketidakjelasan status hak, hingga perbedaan kepentingan antar pihak.

Karena itu, dialog multipihak dianggap penting sebagai ruang untuk menyusun komitmen bersama dan merumuskan rencana kolaboratif yang konkret.

Dialog ini melibatkan sejumlah mitra pembangunan, antara lain Proforest, C-R-U Indonesia, dan Earthworm Foundation. Pemerintah bersama mitra sepakat memperkuat kapasitas pemangku kepentingan lokal, mengidentifikasi persoalan di lapangan, serta mencari solusi yang adil bagi semua pihak.

Menurut Nasir, inisiatif ini juga sejalan dengan Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan.

“Kerangka ini memastikan tata kelola perkebunan tidak semata mengejar produksi, melainkan juga menjaga lingkungan dan menghormati hak masyarakat lokal maupun masyarakat adat,” ujarnya.

Hasil dialog ini akan menjadi landasan penyusunan langkah tindak lanjut. Pemerintah berencana menggelar forum serupa pada akhir 2025 untuk mengevaluasi capaian awal.

“Kami ingin proses ini menjadi siklus pembelajaran yang berkelanjutan. Semoga dialog ini membawa manfaat nyata dan mendorong Subulussalam menjadi daerah yang maju, adil, serta berkelanjutan,” tutur dia.(MB017)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...