Bupati Muharram Idris Hadiri Musda VI PKS Aceh Besar

Avatar photo
Bupati Aceh Besar, H Syech Muharram Idris memberi sambutan pada acara Musda PKS ke VI Aceh Besar di Hotel Illona Boutique Hotel, Gampong Meunasah Manyang PA, Kecamatan Ingin Jaya. Sabtu 6 September 2025. [Foto Dok: MC Aceh Besar/rahasiaumum.com].

Jantho. RU – Bupati Aceh Besar Muharram Idris (Syech Muharram) selaku Pembina Partai Politik di Daerah, hadir pada Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aceh Besar di Hotel Ilona Boutique, Ingin Jaya, Sabtu (06/08/2025).

MUSDA VI PKS Aceh Besar tersebut digelar untuk membacakan Surat Keputusan DPP PKS tentang Penetapan Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Aceh Besar, Struktur Pengurus Majelis Pertimbangan Daerah (MPD), Dewan Pengurus Daerah (DPD) dan Dewan Etik Daerah (DED) PKS Aceh Besar periode 2025-2030.

Selanjutkan, DPTD PKS Aceh Besar membacakan sumpah dan ikrar, serta penandatanganan Pakta Integritas dihadapan anggota komisi V DPR RI Ghufran Zainal Abidin dan Ketua DPW PKS Provinsi Aceh Ismunandar Badruzzaman ST, serta tamu undangan yang hadir.

Bupati Aceh Besar mengucapkan selamat atas ditetapkannya Dewan Pengurus Tingkat Daerah Partai Keadilan Sejahtera Aceh Besar, untuk itu diharapkan dapat mengembangkan amanah partai dan dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah daerah dalam menyukseskan pembangunan.

Syech Muharram juga berharap agar kader PKS dapat terus menebar kebaikan di tengah-tengah masyarakat.

“Kami yakin, jika kader PKS terus menebar kebaikan maka PKS secara tidak langsung telah membantu pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPD PKS Aceh Besar Mursalin SHI dalam pidato politiknya menyatakan PKS akan terus mendukung dan menyukseskan pembangunan dibawah kepemimpinan Muharram Idris dan Syukri.

“Kita akan terus mendukung dan memberikan masukan untuk menyukseskan kepemimpinan daerah. Karena PKS memiliki visi yang sama dengan Pemerintah Aceh Besar,” katanya.

Ia juga meminta agar pejabat pemerintah untuk tidak bermewah-mewahan dalam kehidupan sehari-hari.

“Jika ingin bermewah-mewahan bukan disini tempatnya, bukan di pemerintah. Namun jika ingin hidup mewah maka jadilah pengusaha,” ujar anggota DPRK Aceh Besar itu.(*)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...