HUT ke-30, Kemukiman Lamteuba Adakan Turnamen Sepakbola

Bupati Aceh Besar H Muharram Idris menyampaikan sambutannya pada pembukaan turnamen sepakbola HUT ke-30 Kemukiman Lamteuba, Kecamatan Seulimeuem. Sabtu 23 Agustus 2025. [Foto Dok : MC Aceh Besar/rahasiaumum.com].

Jantho. RU – Bupati Aceh Besar H Muharram Idris (Syech Muharram) membuka Turnamen Sepakbola dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 Kemukiman Lamteuba, Kecamatan Seulimeuem, Sabtu (23/08/2025).

Turnamen yang akan berlangsung hingga 1 September 2025 mendatang tersebut digelar untuk memperebutkan Piala Bergilir antar gampong di Kemukiman Lamteuba dan diikuti oleh 14 tim sepakbola dari delapan gampong di Kemukiman tersebut.

Pada kesempatan itu, Syech Muharram berharap turnamen tersebut dapat berjalan dengan sportivitas tinggi sekaligus menjadi ajang memperkuat kebersamaan.

“Saya berharap kegiatan ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi ajang silaturrahmi dan mempererat persaudaraan. Mari kita jaga nilai-nilai agama dan tetap menjunjung tinggi syariat Islam,” ujarnya.

Selain itu, Syech Muharram juga mengajak seluruh pihak untuk menjadikan turnamen sebagai wadah yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Islami.

“Marilah kita semua senantiasa menjaga agama dengan menjalankan syariat Islam, salah satunya dengan menutup aurat. Kegiatan ini harus menjadi contoh bahwa olahraga bisa berjalan seiring dengan ketaatan kepada Allah SWT,” tegasnya.

Lebih lanjut, Syech Muharram juga mengingatkan agar seluruh pertandingan tidak mengabaikan kewajiban ibadah.

“Setiap laga harus dimulai setelah pelaksanaan salat Ashar. Sebelum bermain bola, mari kita dahulukan kewajiban kepada Allah. Begitu juga dengan menjaga aurat, mari kita jalankan syariat Islam dengan sebaik-baiknya,” terangnya.(*)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...