Seorang Gadis Meninggal Usai Tabrak Mobil Parkir di Pinggir Jalan

Avatar photo
Petugas medis disaksikan aparat kepolisian dan keluarga saat memberikan pertolongan kepada Nasifa Ukhaira korban kecelakaan tabrak mobil yang sedang terparkir di bahu jalan, di Pintu Rime Gayo, Bener Meriah. Rabu 30 Juli 2025. [Foto Dok: Polres Bener Meriah/rahasiaumum.com].

Bener Meriah. RU – Suasana duka menyelimuti keluarga Nasifa Ukhaira (22), seorang pelajar asal Kampung Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen

Ia meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Rabu malam, 30 Juli 2025, sekitar pukul 20.40 WIB di Jalan Umum Bireuen–Takengon, Kampung Negeri Antara, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah.

Kapolsek Pintu Rime Gayo AKP Suci mengatakan, peristiwa bermula ketika mobil L300 Pick Up BL 8423 YW, yang membawa muatan daun serai wangi, diparkir di bahu jalan oleh pengemudinya, Efendi Musa (44), yang saat itu sedang beristirahat di warung sekitar lokasi.

“Di saat yang sama, korban melintas dengan sepeda motor Honda Beat dalam kecepatan tinggi. Karena diduga tidak melihat keberadaan mobil yang sedang terparkir, sepeda motor yang dikendarai korban menghantam bagian belakang mobil tersebut,” ungkap AKP Suci, seperti diberitakan rahasiaumum.com, Jumat (01/08/2025).

Benturan keras itu membuat korban mengalami luka berat. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke Puskesmas Blang Rakal.

Namun karena kondisinya yang kritis, korban harus dirujuk ke RSUD Muyang Kute. Dalam perjalanan menuju rumah sakit, Nasifa menghembuskan napas terakhirnya.

Sementara itu, pengemudi mobil pick-up telah menyerahkan diri ke Polsek Pintu Rime Gayo untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Pihak kepolisian telah mengambil langkah-langkah cepat, di antaranya, mendatangi lokasi kejadian, dan mengevakuasi kendaraan.

“Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya keselamatan di jalan raya, baik bagi pengendara aktif maupun bagi mereka yang memarkirkan kendaraan,” ujar AKP Suci.

Setiap tindakan kecil bisa berdampak besar pada keselamatan orang lain.(*)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...