Terima Kunjungan Investor Malaysia, Bupati Aceh Besar: “Kami akan Mendukung”

Terima Kunjungan Investor Malaysia, Bupati Aceh Besar: "Kami akan Mendukung"

Jantho. RU – Bupati Aceh Besar H.Muharram Idris didampingi Asisten II Sekdakab H.M Ali S.Sos M.Si dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menerima kunjungan audiensi investor Malaysia dari perusahaan Geo Solution Resources (GSR), di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Selasa (06/05/2025).

Pada kesempatan tersebut, Syech Muharram menyambut baik dan mengapresiasi kedatangan investor dari Malaysia yang ingin berinventasi di Kabupaten Aceh Besar.

“Kami akan mendukung, apabila investasi dapat menguntungkan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, dalam hal ini meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” katanya.

Menurutnya, investasi yang masuk ke Aceh Besar harus memberikan manfaat bagi masyarakat. Paling tidak membantu menyerap tenaga kerja.

“Karena yang terpenting adalah kemakmuran masyarakat, apabila tidak menguntungkan masyarakat, yang sudah pasti pihak pemerintah tidak bisa berkerjasama,” imbuhnya.

Sementara itu, Chairman dan Chief Executive officer Ahmad Nizam mengatakan, Geo Solution Resources (GSR) adalah perusahaan konsultan geologi dan teknik yang berbasis di Malaysia, didirikan pada tahun 1994.

“Perusahaan ini menyediakan layanan eksplorasi geologi, geoteknik, hidrogeologi, geofisika, investigasi tanah, GIS, geologi teknik, dan geowisata,” pintanya.

Selanjutnya, Ahmad Nizam menyampaikan ketertarikan pihaknya terhadap potensi tambang di wilayah Aceh Besar. Ia menyebut, berdasarkan hasil kajian awal, Aceh Besar menyimpan kekayaan mineral yang sangat menjanjikan untuk dikembangkan secara profesional.

“Setelah kami pelajari, Kabupaten Aceh Besar memiliki kandungan sumber daya alam yang sangat besar, terutama bahan tambang dan mineral. Kami hadir untuk mendapatkan gambaran langsung dari Bupati mengenai arah kebijakan investasi, dan apa saja yang perlu dipersiapkan apabila kami memutuskan untuk berinvestasi di sini,” ujar Ahmad Nizam.

Ia berharap pertemuan perdana ini mendapatkan hasil yang terbaik dan mendapatkan dukungan kerja sama dari Pemerintah Aceh Besar.

“Mudah-mudahan, pemkab Aceh Besar bisa memberikan dukungan, sehingga program yang kita bawakan ini bisa berjalan lancar dan berdampak positif bagi masyarakat,” tutupnya.(*)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...