Kepala Bappeda Aceh Besar: Pentingnya Pelayanan Publik Terpadu

Kepala Bappeda Aceh Besar: Pentingnya Pelayanan Publik Terpadu

Jantho. RU – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh Besar, Rahmawati SPd MSi, menekankan pentingnya akurasi data statistik dalam perencanaan pembangunan daerah. Menurutnya, memberikan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan tepat merupakan muara dari reformasi birokrasi.

Rahmawati mengajak semua pihak untuk mewujudkan standar pelayanan yang dapat memudahkan masyarakat dalam mengakses data, sebagai salah satu bentuk kontribusi dalam penyebarluasan data-data strategis yang akan dipakai sebagai dasar pembangunan Kabupaten Aceh Besar.

“Data yang valid dan akurat menjadi landasan utama dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran,” ucapnya, saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Kabupaten Aceh Besar serta Standar Pelayanan Statistik Terpadu, di Aula Lantai 2 Kantor Bappeda Aceh Besar, Kota Jantho, Aceh Besar, Selasa (18/02/2025).

Ia menyampaikan, dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik pasal 22 ditetapkan bahwa setiap penyelenggara pelayanan publik wajib menyusun, menetapkan, dan menerapkan standar pelayanan.

“Standar pelayanan merupakan tolak ukur yang dipergunakan sebagai pedoman penyelenggaraan pelayanan dan acuan penilaian kualitas pelayanan sebagai kewajiban dan janji penyelenggara kepada masyarakat dalam rangka pelayanan yang berkualitas, cepat, mudah, terjangkau, dan terukur,” jelas Rahmawati

Kendati itu, Rahmawati menegaskan, pentingnya pelaksanaan FGD tersebut guna memastikan setiap data yang digunakan benar-benar mencerminkan kondisi sebenarnya yang terjadi di lapangan.

“Pelaksanaan kegiatan ini sangat penting, agar tidak terjadi kekeliruan dalam pemanfaatan data yang sebenarnya,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh berbagai pejabat di lingkungan Pemkab Aceh Besar, termasuk perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan pihak terkait lainnya, yang diharapkan dapat berkontribusi dalam penyediaan data yang lebih akurat, guna mendukung pembangunan berkelanjutan di Aceh Besar.(*)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...