Aceh  

Kekuatan TNI Adalah Peran Strategis dan Sistem Pertahanan Negara

Kekuatan TNI Adalah Peran Strategis dan Sistem Pertahanan Negara

Lhokseumawe. RU – Kata Komandan Korem 011 Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran bahwa; kekuatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) ada pada peran strategis dan kekuatan sistem pertahanan negara.

Sebelum melakukan aktivitas personel TNI di jajarannya, sebelum melakukan aktivitas agar berpikir dengan prinsip dan bekerja dengan hati.

Begitu penegasan Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Ali Imran seperti dikutip rahasiaumum.com. Selasa, (18/02/2025). Penegasan tersebut disampaikannya dalam arahannya kepada para Perwira serta prajurit dan PNS di jajaran Korem 011 Lilawangsa, bertempat di Lapangan Jenderal Sudirman Korem 011 Lhokseumawe.

Lebih lanjut orang nomor satu di Korem 011 Lilawangsa itu mengatakan, tugas dan pengabdian adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, namun dipedomani Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI sebagai pondasi.

“Berpikirlah dengan prinsip, sebagai refleksi diri akan hal sudah dimiliki dan perlu ditingkatkan untuk merencanakan langkah yang tepat, demikian bekerja dengan hati, akan mendorong semangat dan niat yang baik, ikhlas sepenuh hati membuat kita bekerja lebih nyaman, tenang dan bermakna,” harapnya.

Perwira Kopassus itu menyampaikan arahan strategis Presiden RI Prabowo Subianto pada Rapim, yaitu menetapkan visi besar bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045.

Hal tersebut, kata Danrem, menjadi perhatian utama segera implementasikan di seluruh jajaran TNI AD, termasuk Korem 011/LW, bertujuan mempercepat pertumbuhan ekonomi, memperkuat kedaulatan Negara dan membangun kesejahteraan rakyat secara merata.

“Sebagai sistem pertahanan negara, TNI AD memiliki peran strategis mendukung kebijakan ini, termasuk program unggulan Kasad dalam meningkatkan kesiapan operasional satuan, serta percepatan pembangunan nasional yang berkelanjutan,” ujar Danrem tertuang dalam amanat Kasad, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Diakhir arahannya, Danrem berpesan kepada seluruh prajurit dan PNS jajarannya, agara terus tingkatkan keimanan dan ketakwaan, serta melaksanakan setiap tugas dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab.

“Seorang ksatria adalah prajurit yang berani berkorban dan jujur, serta hindari pelanggaran sekecil apa pun yang dapat merusak citra TNI AD, perkuat soliditas dari sinergi dengan seluruh komponen bangsa, teruslah berbuat yang terbaik bagi Angkatan Darat, bangsa dan Negara,” pungkasnya.(S04).

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...