Dorong Ekonomi Kreatif, Irwan Djohan Luncurkan Program “Bulan Iskandar Muda” dan “Festival Peunayong”

Dorong Ekonomi Kreatif, Irwan Djohan Luncurkan Program “Bulan Iskandar Muda” dan “Festival Peunayong”

Banda Aceh. RU – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh, Teuku Irwan Djohan dan Khairul Amal, meluncurkan program unggulan bertajuk “Bulan Iskandar Muda” dan “Festival Peunayong” dalam Debat Publik Kedua yang digelar di Asrama Haji Banda Aceh, Rabu (20/11/2024) malam.

Program ini dirancang sebagai upaya strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus mempromosikan budaya lokal Aceh di kancah nasional dan internasional.

Dalam paparannya, Teuku Irwan Djohan menjelaskan bahwa “Bulan Iskandar Muda” dan “Festival Peunayong” akan menjadi sebuah event reguler bulanan dan tahunan yang mengintegrasikan berbagai kegiatan seni, budaya, dan wirausaha kreatif, seperti pameran kerajinan tangan, pertunjukan seni tradisional, seminar kewirausahaan, dan bazar kuliner khas Aceh. Program ini akan melibatkan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), komunitas seni, serta generasi muda kreatif.

“Banda Aceh memiliki kekayaan budaya dan kreativitas yang luar biasa. Melalui ‘Bulan Iskandar Muda’ dan ‘Festival Peunayong’ kami ingin menjadikannya sebagai etalase utama untuk memamerkan keindahan seni, budaya, dan produk lokal kita, sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” ujar Irwan Djohan.

Program ini diharapkan dapat menarik wisatawan domestik dan mancanegara, serta memperkuat citra Banda Aceh sebagai kota yang tidak hanya bersejarah, tetapi juga penuh inovasi.

Pasangan Teuku Irwan Djohan dan Khairul Amal yang diusung oleh Partai NasDem dan PKS ini optimistis bahwa “Bulan Iskandar Muda” dan ‘Festival Peunayong’ menjadi salah dua katalisator bagi kebangkitan ekonomi Banda Aceh sekaligus memperkuat identitas budaya Aceh di tengah modernitas.(rel)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...