Aceh Besar Terima  Rp15,2 Miliar Dana Insentif Desa Tahun 2024

Jantho. RU – Sebanyak 115 Gampong dalam wilayah Kabupaten Aceh Besar kembali menerima Dana Desa tambahan (Insentif)  di tahun 2024. Besaran dana tambahan itu mencapai Rp 15,2 miliar.

Dana tersebut bersumber dari APBN sebagaimana tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 352 Tahun 2024 tentang Rincian Insentif Desa Setiap Desa TA 2024.

Pemerntah terus berupaya untuk mendorong Kinerja Aparatur Gampong melalui Kebijakan Insentif Desa di tahun berjalan, agar Pemerintah Gampong semakin baik dalam pegelolaan Keuangan Gampong dan Pelaksanaan roda Pemerintahan di Gampong.

Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto, S.STP, MM berharap dana tersebut dapat dimaksimalkan daya dukungnya  dalam Pembangunan di Gampong. 

“Alhamdulillah kita mendapatkan tambahan Dana Desa di Tahun ini sebesar Rp 15,2 miliar, semoga bisa memotivasi Pemerintah Gampong  dalam pelaksanaan pembangunan di Gampong,” kata Iswanto, Jum’at (13/09/2024). 

Sementara itu, Kepala DPMG Aceh Besar Carbaini, S.Ag mengatakan, sejak tahun 2023 lalu, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan RI telah merubah skema pembagian Dana Desa, dari pagu tahunan yang telah ditetapkan, tidak langsung dibagikan keseluruhannya, akan tetapi disisakan sebahagian guna dibagikan di tahun berjalan kepada Gampong-gampong yang dianggap berkinerja baik dan memenuhi kriteria-kriteria yang telah ditentukan. 

“Maka sejak adanya kebijakan pemberian Insentif Desa itu, kita Aceh Besar telah menerima sebesar Rp. 32 miliar dari pemerintah Pusat untuk 130 Gampong yang memenuhi kriteria. Untuk tahun 2024 ini berjumlah 115 Gampong yang menerima Pagu Insentif Desa dan masing-masing gampong memperoleh Rp. 132 juta rupiah,” sebutnya. 

Untuk itu, Pemkab Aceh Besar berharap agar Pemerintah Gampong terus berbenah dan juga semakin meningkatkan kinerjanya guna meraih bonus yang disediakan Pemerintah. 

“Kita sering menerima keluhan dari Pemerintah Gampong terkait semakin menurunnya Pagu Dana Desa per-gampong dari tahun ke tahun. Kita selalu sampaikan  bahwa karena memang secara alokasi dasarnya saat ini hanya tersisa 65% dari pagu secara nasional, itu pun akan dibagikan secara proporsional dan memperhatikan jumlah penduduk gampong.  Maka kesannya, semakin tahun semakin menurun Pagu Dana Desa yang diterima Gampong,” imbuh Carbaini. 

Dijelaskan,  nantinya dana insentiv terrsebut setelah diterima Pemkab Abes akan langsung ditransfer ke desa atau ganpong sesuai peruntukan dan juklak serta juknis yg telah ditentukan. 

“Intinya, dana itu tidak dikelola oleh pihak Pemerintah Kabupaten, tapi langsung dikelola oleh Penerintah Gampong setempat,” tandas Carbaini.

Dengan adanya Insentif Desa tersebut, maka dapat menambah Pagu Dana Desa yang telah diterima dia awal tahun, sehingga semakin banyak kegiatan-kegiatan yang telah direncanakan di Gampong dapat direalisasikan.(rel)

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...

Huntara Kementrian PU–PT WIKA, Hunian Asri Penyembuh Duka Penyitas

Kualasimpang. RU – Bagi warga Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang, Hunian sementara (Huntara)...

Ketika MoU Helsinki Kembali Disuarakan di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh. RU – Suasana Anjong Mon Mata di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh,...