Idi. RU – Warga Desa Julok Rayeuk Selatan (JRS) Kecamatan Indra Makmur, Aceh Timur mengeluhkan serangan harimau yang diduga memangsa ternak sapi milik mereka di areal perkebunan kelapa sawit PTPN.
“Sejak pertengahan Agustus 2026, lebih dari 10 ekor sapi dilaporkan menjadi korban. Kini, serangan terbaru kembali terjadi dalam tiga hari terakhir,” kata seorang warga setempat, Sabtu (10/10/2026).
Menurutnya, persoalan tersebut telah dilaporkan kepada perangkat desa dan pihak perusahaan. Warga juga mengetahui adanya koordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk menangani kemunculan satwa liar tersebut.
Sekitar dua minggu lalu, petugas BKSDA disebut telah turun ke lokasi untuk memasang kamera pengintai dan pengawas. Namun, warga berharap penanganan tidak berhenti pada pemantauan, mengingat serangan terhadap ternak masih terjadi.
“Harapan kami ada penanganan lebih lanjut, seperti pemindahan satwa atau pemasangan perangkap seperti yang pernah dilakukan pada 2025 lalu,” ujarnya.
Warga berharap pihak terkait segera mengevaluasi langkah penanganan di lapangan agar kejadian serupa tidak terus berulang. Kerugian akibat hilangnya ternak menjadi kekhawatiran tersendiri bagi pemilik ternak , terlebih serangan dilaporkan terjadi berulang kali dalam kurun waktu relatif singkat.(TH05)













