Program Doto Saweu Antar Abdya Raih Penghargaan Nasional

Bupati Abdya, Safaruddin menerima penghargaan dari Tribun Network pada ajang tahunan MLF 2026 dengan mengusung tema “Restore Indonesia: Taking Care of What Sustains Us” di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta. Kamis 8 Oktober 2026 [Dok. Prokopim Abdya/rahasiaumum.com]

Blangpidie. RU – Program Doto Saweu yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat mendapat penghargaan dalam Mata Lokal Fest (MLF) 2026 yang digelar Tribun Network.

Penghargaan tersebut diterima Bupati Abdya, Safaruddin, pada Rabu, 7 Oktober 2026.

Pemkab Abdya dinobatkan sebagai penerima penghargaan “Best Stewardship in Closing the Distance to Care” melalui program Doto Saweu (Sekolah dan Desa).

Penghargaan diberikan kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil melakukan inovasi dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sehingga warga tidak harus menempuh jarak jauh atau menunggu lama untuk mendapatkan pertolongan medis.

Program Doto Saweu terdiri atas Doto Saweu Sikula dan Doto Saweu Gampong.

Kedua program tersebut dirancang untuk menghadirkan layanan kesehatan langsung ke sekolah dan gampong, termasuk menjangkau masyarakat di wilayah pelosok Abdya dengan pendekatan jemput bola.

Safaruddin mengatakan program tersebut dibuat untuk mempercepat akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.

“Program ini kami hadirkan agar masyarakat tak perlu lagi menunggu mendapatkan pertolongan layanan kesehatan,” tegasnya seperti diberitakan rahasiaumum.com, Kamis (08/10/2026).

Safaruddin mengakui masih terdapat masyarakat yang memperoleh pelayanan kesehatan dengan pola lama.

“Masih banyak masyarakat yang mendapatkan pelayanan kesehatan dengan pola tradisional,” tuturnya.

Menurut dia, sosialisasi dan pendekatan langsung kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam mengubah pola tersebut.

“Karena itu dengan program ini setidaknya kami sudah melakukan sosialisasi, dari hal kecil untuk mendekatkan layanan kesehatan di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Penghargaan tersebut diharapkan menjadi dorongan bagi Pemkab Abdya untuk terus meningkatkan pemerataan dan kualitas pelayanan kesehatan.

Program Doto Saweu Gampong dan Doto Saweu Sikula juga diharapkan terus berjalan untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.(T08)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...