Kualasimpang. RU – Jangkauan komunikasi radio di Aceh Tamiang akan diperkuat dengan pemasangan dua antena repeater tipe F23H dan tiga antena V2R milik BPBD Aceh Tamiang.
Perangkat tersebut dipinjamkan untuk mendukung komunikasi radio sekaligus sistem peringatan dini kebencanaan.
Puluhan calon anggota Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Aceh Tamiang bergotong royong menurunkan perangkat tersebut di Kampung Tanah Terban, Minggu (04/10/2026).
Kegiatan itu menjadi bagian dari persiapan ORARI Lokal Aceh Tamiang agar segera dapat mengudara menggunakan frekuensi resmi.
Sinergi dengan BPBD juga dinilai menjadi langkah konkret dalam memperkuat kesiapan komunikasi kebencanaan.
“Ini bukti keseriusan kami agar segera dapat menggunakan frekuensi ORARI dan mengudara bersama,” ujar Nanang Surono didampingi pengurus Saiful Alam dan Tanrizal.
Setelah diturunkan, seluruh perangkat langsung dibawa ke lokasi pemasangan di kawasan Tangki Raksasa PT Pertamina, Kampung Kebun Pertamina, Kecamatan Rantau.
Lokasi tersebut dipilih karena memiliki ketinggian strategis sehingga jangkauan sinyal diharapkan dapat mencakup wilayah Aceh Tamiang dan sekitarnya secara optimal.
“Antena hari ini juga langsung kita bawa ke Tangki Raksasa Pertamina untuk segera dipasang,” tegas Nanang.
Pemasangan repeater juga dilakukan menjelang Ujian Nasional Amatir Radio (UNAR).
Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan membantu calon anggota tidak hanya memahami teori, tetapi juga mempraktikkan komunikasi radio sesuai standar organisasi.
Dengan beroperasinya repeater, proses pembelajaran diharapkan berlangsung secara nyata, tertib, disiplin, dan beretika.
Fasilitas itu sekaligus diharapkan meningkatkan kesiapan anggota menghadapi UNAR.
“Mengingat UNAR sudah sangat dekat, fasilitas ini harus segera berfungsi. Harapannya, seluruh anggota semakin bersemangat menyambut kehadiran stasiun lokal kita di udara,” pungkas Nanang.
Kegiatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pemasangan perangkat komunikasi, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kekeluargaan di tubuh ORARI Lokal Aceh Tamiang.
Organisasi itu diharapkan segera mengudara sekaligus berkontribusi dalam mendukung komunikasi dan kebencanaan bagi masyarakat.(S04)













