Bireuen. RU – Pembangunan kembali Jembatan Teupin Mane di ruas jalan Bireuen–Takengon, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh, kini memasuki tahap akhir pengerjaan.
Meski demikian, jembatan tersebut belum dapat difungsikan sepenuhnya karena masih menjalani pemeriksaan dan pengujian teknis.
Sabtu (03/10/2026), PT PP selaku pelaksana proyek menggelar kegiatan Jumat berkah yang dirangkai dengan doa bersama dan Peusijuk di lokasi pembangunan jembatan.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran proses pembangunan sekaligus memanjatkan doa agar seluruh pekerja diberikan keselamatan, kesehatan, dan kelancaran hingga pekerjaan selesai.
Deputi Project Manager PT PP, Reza Azlian, mengatakan pembangunan Jembatan Teupin Mane telah memasuki tahap finishing atau tahap akhir.

”Dilokasi ini kami dari pihak PT PP melaksanakan doa bersama dan Peusijuk, hal ini kami laksanakan untuk mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT atas keberhasilan dalam pengerjaan proyek jembatan,” ujar Reza Azlian.
Namun, Reza menegaskan jembatan tersebut belum dapat digunakan sepenuhnya.
Sejumlah pemeriksaan masih dilakukan untuk memastikan kekuatan, keamanan, kualitas, dan kelayakan struktur sesuai dengan persyaratan teknis.
”Kami terus melakukan pengecekan baik dari segi kekuatan dan keamanan secara teknis. Untuk itu diharapkan kepada masyarakat untuk bersabar hingga rampungnya pembangunan jembatan ini,” tutup Reza Azlian.
Jembatan Teupin Mane merupakan bagian penting dalam pemulihan konektivitas jalur yang menghubungkan Kabupaten Bireuen, Bener Meriah, dan Aceh Tengah.
Jembatan tersebut sebelumnya mengalami kerusakan parah akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor pada November 2025.
Saat ini, pekerjaan difokuskan pada tahap penyelesaian akhir. Aspek keselamatan dan kualitas tetap menjadi prioritas sebelum jembatan dinyatakan siap dan dapat difungsikan untuk masyarakat.(BI09)













