Kutacane. RU – Pengguna jalan yang melintasi Jembatan Biak Muli di Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara, diminta berhati-hati menyusul amblasnya lantai jembatan yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh telah melakukan penanganan sementara untuk mencegah kerusakan meluas.
PPK 3.5 BPJN Aceh Jaya Juliadi mengatakan, kerusakan terjadi pada segmen struktur beton lantai jembatan.
“Untuk saat ini kita lakukan penanganan sementara dengan memasang batang pohon kelapa sebagai penyangga dan menimbunnya dengan material kerikil pada bagian lantai jembatan yang amblas,” kata Jaya, seperti diberitakan rahasiaumum.com, Kamis (01/10/2026).
Penanganan dilakukan dengan mengerahkan satu unit alat berat wheeled mini excavator ke lokasi.
Menurut Jaya, kerusakan dapat dipengaruhi sejumlah faktor, antara lain beban kendaraan yang melebihi kapasitas, kelebihan muatan atau overloading, penuaan konstruksi, serta kelembapan.
“Kerusakan pada segmen struktur beton ini berpotensi semakin parah apabila terus menerima beban secara langsung,” ujarnya.
BPJN Aceh telah melaporkan kondisi jembatan tersebut kepada pimpinan dan mengusulkan tinjauan teknis untuk menentukan metode penanganan permanen.
“Terkait Jembatan Biak Muli amblas, kita sudah laporkan kepada pimpinan dan mengusulkan tinjauan teknis untuk penanganan permanen,” kata Jaya.
Sambil menunggu penanganan permanen, BPJN Aceh memasang rambu peringatan di sekitar jembatan.
Pengguna jalan diminta berhati-hati saat melintas untuk menghindari risiko akibat kerusakan lantai jembatan.(AFW11)













