Hiu Paus 5 Meter Mati Terdampar di Pantai Lama Tuha Abdya

Tim gabungan dan masyarakat evakuasi Hiu Paus yang terdampar di Pantai Lama Tuha, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Abdya. Sabtu 26 September 2026 [Dok. rahasiaumum.com/T08]

Blangpidie. RU – Seekor hiu paus sepanjang sekitar lima meter mati setelah terdampar di Pantai Lama Tuha, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh.

Hiu paus tersebut ditemukan nelayan setempat pada Jumat, 25 September 2026 sekitar pukul 08.00 WIB.

Kemunculan satwa laut berukuran besar itu kemudian menarik perhatian warga.

Berdasarkan keterangan warga, hiu paus diduga mendekati perairan pantai untuk mencari makanan berupa udang rebon yang berkumpul di sekitar ombak.

Namun, perairan yang semakin dangkal membuat hiu paus terjebak hingga ke bibir pantai dan tidak mampu kembali ke laut.

Tim gabungan yang terdiri dari Pusong Diving Club (PDC), BPBD, Satpolairud, staf Disporaparekraf, Satgas SAR, keuchik, dan masyarakat Gampong Lama Tuha kemudian mendatangi lokasi untuk mengevakuasi satwa tersebut.

Upaya mengembalikan hiu paus ke laut sempat dilakukan. Namun, proses evakuasi terkendala kondisi air laut yang telah surut serta ukuran dan berat tubuh satwa tersebut.

Keuchik Gampong Lama Tuha, Abdullah, mengatakan kondisi di lapangan membuat proses evakuasi sulit dilakukan.

“Air lautnya surut, ditambah lagi ukuran dan berat hiu paus yang besar, sehingga proses evakuasi sangat sulit,” kata Abdullah kepada rahasiaumum.com, Sabtu (26/09/2026).

Menurut Abdullah, hiu paus tersebut telah mati sejak Jumat siang.

Hingga Sabtu, bangkai satwa itu masih berada di pinggir laut dan belum dikuburkan.

“Hiu paus-nya sudah mati dari siang kemarin (Jumat), bangkainya masih berada di pinggir laut, belum dikuburkan,” ujarnya.

Abdullah berharap pemerintah dan instansi terkait segera menangani bangkai hiu paus tersebut untuk mencegah pencemaran udara dan air laut di sekitar lokasi.

Ia juga mengimbau masyarakat tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu proses penanganan bangkai hiu paus.(T08)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...