Di Tengah Arus Digital, Siswa SMPN 1 Karang Baru Diingatkan Jaga Adab

Suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMP Negeri 1 Karang Baru. Jumat 25 September 2026 [Dok. rahasiaumum.com/S04]

Kualasimpang. RU – Derasnya arus informasi dan budaya melalui internet membuat generasi muda perlu memiliki kemampuan untuk memilah setiap konten yang diterima.

Perkembangan teknologi, di sisi lain, harus tetap diimbangi dengan penguatan nilai agama, adab, dan karakter.

Pesan itu disampaikan Ustadz Mustakim, saat memberikan tausyiah dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Aula Utama SMP Negeri 1 Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (25/09/2026).

Di hadapan ratusan siswa, Mustakim mengingatkan generasi Z agar tidak sekadar menjadi pengguna teknologi.

Kemudahan mengakses internet dan media sosial harus disertai kemampuan menyaring informasi dan budaya yang masuk melalui ruang digital.

“Generasi muda harus mampu memfilter berbagai informasi dan budaya yang masuk, sehingga perkembangan zaman tidak membuat kita meninggalkan nilai-nilai agama dan adab,” ujar Mustakim dalam tausyiahnya.

Menurut dia, tidak semua informasi maupun budaya yang ditemukan di ruang digital harus diterima begitu saja.

Karena itu, generasi muda perlu memiliki bekal karakter yang kuat agar mampu menghadapi perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai yang menjadi pegangan dalam kehidupan.

Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, lanjutnya, dapat menjadi ruang bagi siswa untuk kembali mengingat pentingnya keteladanan, akhlak, dan perilaku baik dalam kehidupan sehari-hari.

Tetap Semangat Belajar di Tengah Keterbatasan

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Karang Baru Edi Wahyudi, S.Pd., M.M., mengajak para siswa tetap bersemangat belajar meski kondisi sarana dan prasarana sekolah masih terbatas setelah terdampak banjir bandang.

Ia meminta siswa tidak menjadikan keterbatasan tersebut sebagai alasan untuk kehilangan semangat dalam mengejar cita-cita.

“Tatap masa depan kalian. Perjalanan yang harus kalian tempuh masih panjang. Yakinlah, di depan sana kebahagiaan dan masa depan sedang menanti kalian,” kata Edi.

Menurut Edi, pendidikan tetap menjadi bagian penting dalam mempersiapkan siswa menghadapi masa depan.

Karena itu, keterbatasan fasilitas diharapkan tidak mengurangi semangat warga sekolah untuk terus belajar dan berkembang.

Shalawat dan Ayat Suci Warnai Peringatan Maulid

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMP Negeri 1 Karang Baru berlangsung sejak pagi dan diikuti para siswa serta tenaga kependidikan.

Lantunan shalawat dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an turut mengiringi rangkaian kegiatan tersebut.

Edi mengajak seluruh warga sekolah mengambil hikmah dari peringatan Maulid dengan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.

Menurutnya, Maulid Nabi bukan sekadar momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga kesempatan memperkuat nilai keteladanan dan membiasakan perilaku baik dalam kehidupan sehari-hari.

Ia berharap peringatan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.

Momentum Maulid diharapkan dapat mendorong siswa memperkuat karakter, meningkatkan semangat belajar, serta menghadapi perkembangan zaman dengan tetap menjunjung nilai agama dan adab.(S04)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...