Puting Beliung Terjang Aceh Tenggara, 8 Rumah Rusak

Salah satu atap rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung. Selasa 22 September 2026 [Dok. rahasiaumum.com/AFW11]

Kutacane. RU – Sebanyak delapan rumah warga di Kabupaten Aceh Tenggara rusak setelah diterjang angin puting beliung disertai hujan deras pada Senin, 21 September 2026 sore.

Angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang dan mengganggu jaringan listrik di sejumlah wilayah.

Berdasarkan laporan sementara Pusdalops BPBD Aceh Tenggara, bencana terjadi sekitar pukul 17.30 WIB.

Angin kencang menyebabkan sejumlah atap rumah warga terbang.

Delapan rumah terdampak tersebar di empat kecamatan, yakni Bambel, Babussalam, Lawe Sigala-gala, dan Lawe Bulan.

Dari jumlah tersebut, tujuh rumah mengalami rusak sedang dan satu rumah rusak berat.

“Sebanyak delapan kepala keluarga dengan total 34 jiwa terdampak,” demikian laporan Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tenggara, Mohd Asbi, Selasa (22/09/2026).

Rumah yang mengalami kerusakan berada di Desa Kuta Seri, Perapat Hilir, Kute Kutacane, Lawe Loning I, Pasir Gala, dan Kandang Mbelang Mandiri.

Selain merusak rumah, angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang dan mengganggu jaringan listrik.

Di Desa Rambung Teldak, Kecamatan Darul Hasanah, pohon tumbang menimpa kabel hingga merusak tiang listrik PLN.

Pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di Desa Kuta Galuh Asli, Kecamatan Lawe Bulan, dan menimpa jaringan listrik.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut.

Warga yang rumahnya terdampak untuk sementara mengungsi ke rumah kerabat terdekat.

BPBD Aceh Tenggara telah mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan kajian cepat, pendataan, serta pemantauan kondisi di lokasi terdampak.(AFW11)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...